Berita Nasional

Pesan Andrie Yunus dari Balik Ruang HCU RSCM, Singgung Teror Pengecut & Perjuangan

Meski menjadi korban teror, Andrie Yunus menegaskan tidak akan mundur dan tetap melanjutkan perjuangannya, serta menyampaikan terima kasih.

Kompas.com/FIRDA JANATI
KORBAN AIR KERAS - Sosok Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025). Meski menjadi korban teror, Andrie Yunus menegaskan tidak akan mundur dan tetap melanjutkan perjuangannya, serta menyampaikan terima kasih. 

Ringkasan Berita:
  • Dengan kondisi mata mengalami kerusakan serius dan telah menjalani beberapa kali operasi, Andrie Yunus, korban penyiraman air keras, masih menjalani perawatan intensif di RSCM.
  • Andrie menegaskan tidak akan mundur dan tetap melanjutkan perjuangannya, serta menyampaikan terima kasih atas dukungan publik yang menguatkan dirinya meski menjadi korban teror. 

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Hingga Sabtu (4/4/2026), Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus masih terbaring di RSCM.

Atas dukungan yang terus mengalir, korban penyiraman air keras ini menyampaikan rasa terima kasih.

Andrie menegaskan bahwa teror tersebut tidak akan melemahkan semangat perjuangannya lewat rekaman suara yang diunggah di akun Instagram @kontras_update.

“Halo kawan-kawan, terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan kepada saya untuk menghadapi teror dari orang-orang yang pengecut,” ujar Andrie dikutip Tribun, Sabtu (4/4/2026).

Ia menambahkan, dukungan penuh dari rekan-rekan membuatnya tetap kuat dan tegar menghadapi situasi ini.

Dengan semangat juang yang tak surut, Andrie menutup pernyataannya dengan seruan, “Aluta continua, panjang umur perjuangan,” menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan perjuangan meski menghadapi ancaman serius.

Dalam keterangan unggahan di Instagram tersebut, rekaman suara ini diambil pada 1 April 2026.

KORBAN AIR KERAS - Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, mengalami gangguan penglihatan setelah  menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK).
KORBAN AIR KERAS - Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, mengalami gangguan penglihatan setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK). (Dokumentasi/Wartakotalive.com)

Saat ini Andrie Yunus masih dalam perawatan intensif di ruang HCU.

Baik pasien, keluarga, kuasa hukum maupun pihak RS melarang kunjungan dari siapapun.

"Pasien berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, serta perlindungan terhadap privasi dan ketenangan selama masa perawatan dan hal ini dijamin oleh Undang-Undang," tulisan di caption.

Untuk diketahui, 23 hari sudah berlalu sejak ia mengalami persitiwa penyiraman air keras.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengungkapkan ihwal pihak Rumah Sakit menemukaan dugaan kerusakan pada bola mata Andrie.

Hal itu disampaikan Jane dalam orasinya pada Aksi Kamisan ke-902 di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis.

"Per 28 Maret kemarin sudah operasi yang ketiga kalinya dan Andrie ditemukan bahwa kornea matanya mengalami penipisan. Kemudian juga dinding bola matanya mengalami dugaan jebol," ucap Jane.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved