Seputar Islam

Kumpulan Hadits tentang 3 Golongan Orang yang Doanya Ditolak atau tidak Dikabulkan Allah

Ada tiga golongan orang yang doa-doanya ditolak oleh Allah SWT, menurut berbagai sumber hadits.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Tribunsumsel.com
ILUSTRASI TANGAN BERDOA -- Kumpulan Hadits tentang 3 Golongan Orang yang Doanya Ditolak atau tidak Dikabulkan Allah 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Selain golongan orang yang mustajab doanya, ternyata terdapat pula golongan orang-orang yang tertolak doa-doanya dengan alasan tertentu.

Ada tiga golongan orang yang doa-doanya ditolak oleh Allah SWT, menurut berbagai sumber hadits. Berikut penjelasannya.

Simak artikel-artikel Seputar Islam lainnya, di sini.

Golangan Orang-Orang yang Doanya Ditolak, lengkap dengan keterangan Haditsnya:


1. Doa Orang yang rezeki dan makanannya dari sumber harta haram

Mungkin secara kasat mata, orang yang memakan harta haram hidupnya enak, berlimpah harta, namun sesungguhnya itu adalah ujian kenikmatan dari Allah.

Allah SWT sangat menekankan pentingnya mencari rezeki yang halal. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut, tubuhnya berdebu, ia menengadahkan tangannya ke langit sambil berkata, ‘Ya Rabb, Ya Rabb,’ sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia dikenyangkan dengan sesuatu yang haram. Maka bagaimana doanya akan dikabulkan?” (HR. Muslim)

Orang yang memakan harta haram, baik dari hasil riba, mencuri, korupsi, atau bentuk kezaliman lainnya, adalah golongan yang doanya tidak akan diterima.

Oleh karena itu, penting bagi seorang Muslim untuk memastikan bahwa setiap rezeki yang diperoleh berasal dari sumber yang halal dan berkah. Tidak hanya agar doa-doa terkabul tapi agar hidup kita berkah dan mendapat ridha Allah SWT.

2. Doa Orang yang tidak sabar, alias tergesa-gesa

Allah SWT Maha Mendengar dan mengabulkan doa setiap hamba-Nya. Allah SWT juga mengetahui apa pun yang terbaik untuk hamba-Nya, apakah Dia akan mengabulkan doa atau tidak.

Seorang hamba hendaknya tidak berdoa dengan tergesa-gesa seolah memaksa Allah SWT untuk mengabulkan dan memenuhi kehendaknya. Dalam hadits dari Abu Hurairah, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, “Akan dikabulkan doa seseorang di antara kamu, selama ia tidak minta disegerakan dan berkata, “Aku sudah berdoa namun tak kunjung dipenuhi.” (HR Bukhari)

Seorang yang tergesa-gesa meminta doanya dikabulkan merupakan tanda bahwa ia tidak sabar.

3. Doa Orang yang Tidak Yakin ketika Berdoa

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved