Bulan Syawal

8 Amalan Akhir Bulan Syawal 2026 dan Keutamaan, Cek Batas Waktu Terakhirnya

Amalan Akhir Bulan Syawal 2026 dan Keutamaan. Umat Islam bisa melakukan cek batas waktu terakhirnya agar tak terlewat.

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribun Sumsel
BULAN SYAWAL - Grafis ilustrasi amalan akhir Syawal 2026 dan keutamaan. Terdapat perbedaan waktu akhir Bulan Syawal berdasarkan versi Kemenag RI dan kalender hijriah global. 

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bulan Syawal 1447 H tahun 2026 sudah berada di pekan terakhir. Bulan ke-10 dalam kalender hijriah ini memiliki sejumlah keutamaan.

Sejumlah amalan bisa dilakukan umat Islam memanfaatkan Bulan Syawal yang tersisa tak sampai sepekan lagi. 

Terdapat perbedaan penetapan awal Syawal yang berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah menghasilkan dua jadwal akhir Syawal. 

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI menetapkan batas akhir Syawal versi Kemenag jatuh pada Sabtu, 18 April 2026.

Sedangkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah menetapkan batas akhir Syawal versi Muhammadiyah adalah Jumat, 17 April 2026.

Berikut ini 8 amalan akhir Syawal 2026 dan keutamaan diolah dari sejumlah sumber diakses Sabtu, 11 April 2026. 

____________

Amalan Akhir Syawal 2026

1. Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

Puasa sunnah Syawal adalah amalan yang paling utama dan paling sering dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa berpuasa Ramadhan, kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim). Puasa ini hukumnya sunnah muakkadah dan dapat dilaksanakan secara berturut-turut maupun terpisah, asalkan jumlahnya genap enam hari dan dilakukan di bulan Syawal.

Niat Puasa Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i sittatin min syawwālin lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta‘ala."

Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menegaskan bahwa hadis ini menjadi dalil kuat bagi mazhab Syafi'i dan lainnya tentang kesunahan puasa ini. Beliau juga menyebutkan bahwa yang utama adalah melakukannya secara berurutan setelah Idul Fitri, namun jika dilakukan di akhir bulan pun tetap mendapatkan keutamaan.

2. Menjaga Sholat Sunnah

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved