Seputar Islam

Hadits Adab Menguap, Penyebab Menguap Menurut Islam dan dari Sisi Kesehatan, Cara Mengatasinya

Menguap adalah berasal dari setan, maka jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya sedapat mungkin.” (HR Muslim)

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
LISMA/GRAFIS/CANVA
ADAB MENGUAP -- Ilustrasi orang menguap, berikut Hadits tentang Adab Menguap, Penyebab Menguap Menurut Islam dan dari Sisi Kesehatan. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Menguap ditinjau dari sisi kesehatan dan  psikologis adalah kondisi reflek tubuh yang kadang tidak disadari, dengan meregangkan rahang serta meningkatkan aliran darah ke leher, wajah, dan kepala.
 
Kemudian saat menguap juga secara tidak sadar kita akan menarik nafas dalam dalam dan membuat cairan tulang belakang serta darah mengalir dari otak ketumbar bagian bawah.

Dikutip dari alodokter.com, menurut peneliti kesehatan, menguap adalah untuk "mendinginkan " otak" karena terlalu berat bekerja atau karena tubuh yang kelelahan.

Menguap dalam Pandangan Islam 

Menguap dalam Islam ternyata telah menjadi kebiasaan manusia dari zaman nabi.  Hal ini terbukti dari terdapat beberapa hadits yang menjelaskan tentang menguap.

Dikutip dari laman muslim.or.id, hadits yang diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Menguap adalah berasal dari setan, maka jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya sedapat mungkin.” (HR Muslim)

Dalam hadits lain disebutkan,

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ فَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَحَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أَنْ يُشَمِّتَهُ وَأَمَّا التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ فَإِذَا قَالَ هَا ضَحِكَ مِنْهُ الشَّيْطَانُ

Artinya:

“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Oleh karena itu bila salah seorang dari kalian bersin lantas dia memuji Allah, maka wajib atas setiap muslim yang mendengarnya untuk mentasymitnya (mengucapkan “yarhamukallah”). Adapun menguap, maka dia dari setan. Maka bila seorang menguap hendaklah dia menahan semampunya. Bila seorang menguap sampai keluar ucapan ‘haaah’, setan akan menertawainya.” (HR. Al-Bukhari no. 6223 dan Muslim no. 2994)

Kemudian bila tak mampu menahannya, maka tutuplah mulut dengan tangan. Karena Rasulullah shallallahua’alaihiwasallam pernah bersabda,

إِذَا تَثَاوَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيُمْسِكْ بِيَدِهِ عَلَى فِيهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَدْخُل

“Apabila salah seorang diantara kalian menguap maka hendaklah menutup mulut dengan tangannya karena syeitan akan masuk (ke dalam mulut yang terbuka). ” (HR. Muslim no.2995 (57) dan Abu Dawud no.5026)

 

ADAB-ADAB MENGUAP

Dari bunyi hadits-hadits tentang menguap di atas, Syaikh ‘Abdul Hamid bin ‘Abdirrahman as-Suhaibani di laman almanhaj.or.id, menyimpulkan tentang adab menguap

1. Apabila seseorang akan menguap, maka hendaknya menahan semampunya dengan jalan menahan mulutnya serta mempertahankannya agar jangan sampai terbuka, hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنَ الشَّيْطَانِ فَإِذَا تَثَاءَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved