Bulan Syawal

Niat Puasa Syawal Setelah Ramadhan 2026, Waktu dan Keutamaan Mengerjakan

Niat Puasa Syawal Setelah Ramadhan 2026, waktu dan keutamaan mengerjakan. Dalil Puasa Syawal adalah Hadits Rasulullah Muhammad SAW. 

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/Grafis/vanda Rosetiati
PUASA SYAWAL 2026 - Grafis ilustrasi niat Puasa Syawal 1447 H tahun 2026. Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dilaksanakan setelah puasa wajib Bulan Ramadhan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dilaksanakan setelah puasa wajib Bulan Ramadhan. Puasa Syawal dilaksanakan selama enam hari selama Bulan Syawal dimulai 2 Syawal, bisa berututan atau tidak. 

Hukum atau dalil pelaksanaan Puasa Syawal adalah Hadits Rasulullah Muhammad SAW. 

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ra, disebutkan bahwa berpuasa selama enam hari setara dengan berpuasa selama setahun penuh.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

"Barangsiapa yang berpuasa di bulan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR. Muslim, no. 1164).

Puasa Syawal 1447 H/2026 bisa dikerjakan mulai tanggal 2 Syawal, sedangkan tanggal 1 Syawal adalah Hari Raya Idul Fitri dan haram berpuasa. 

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ra, disebutkan bahwa berpuasa selama enam hari setara dengan berpuasa selama setahun penuh.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

"Barangsiapa yang berpuasa di bulan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR. Muslim, no. 1164).

Puasa Syawal bisa dikerjakan mulai tanggal 2 Syawal, sedangkan tanggal 1 Syawal adalah Hari Raya Idul Fitri dan haram berpuasa. 

Berdasarkan keputusan sidang isbat Kemenag RI 1 Syawal 1446 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, maka puasa Syawal sudah mulai bisa dikerjakan sejak Minggu, 22 Maret 2026.

_____________

Niat Puasa Syawal

Berikut ini lafal niat puasa Syawal.

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺻَﻮْﻡَ ﻏَﺪٍ ﻋَﻦْ ﺃَﺩَﺍﺀِ ﺳُﻨَّﺔِ ﺍﻟﺸَّﻮَّﺍﻝِ ﻟِﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhita‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Jika seseorang mendadak di pagi hari ingin mengamalkan sunnah puasa Syawal, diperbolehkan baginya berniat sejak ia berkehendak puasa sunnah.

Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved