Bulan Ramadan

Dalil Alquran dan Hadits Perbanyak Sedekah Sebelum Memasuki Ramadhan, Hikmah dan Keutamaan

Setelah Syaban adalah Ramadan, mungkin saja ada karib kerabat, fakir miskin kesulitan dalam persiapan Ramadan, sedekah kita sangat berarti bagi mereka

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Tribun Sumsel
SEDEKAH SEBELUM RAMADAN -- Ilustrasi orang bersedekah, berikut Dalil Alquran dan Hadits Perbanyak Sedekah Sebelum Memasuki Ramadhan, Hikmah dan Keutamaan. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Di penghujung Syaban 1447 H yang artinya detik-detik menjelang bulan Ramadhan 1447 H, kita dianjurkan untuk memperbanyak sedekah.

Sedekah yang paling utama urutannya orangtua, karib kerabat, fakir miskin, mulai dari tetangga dekat dan tetangga jauh yang membutuhkan. 

Simak Artikel-artikel Bulan Ramadan lainnya, di sini.

Hal ini berdasarkan Alquran Surat Al Baqarah ayat 215 yang artinya:

Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang mereka infakkan. Katakanlah, "Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan (musafir)." Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.

Sedekah merupakan amalan yang dicintai Allah Swt. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya ayat Al-Qur’an yang menyebutkan tentang sedekah, salah satunya dalam surat Al-Baqarah ayat 271 :

اِنْ تُبْدُوا الصَّدَقٰتِ فَنِعِمَّا هِيَۚ وَاِنْ تُخْفُوْهَا وَتُؤْتُوْهَا الْفُقَرَاۤءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۗ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِّنْ سَيِّاٰتِكُمْ ۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ ٢٧١ 

Artinya : “Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Baqarah: 271).

Hikmah Sedekah di Bulan Sya’ban Jelang Ramadhan

Pertama, karena Bulan Sya’ban memiliki keistimewaan karena merupakan bulan di mana amal manusia diangkat kepada Allah Swt. 

Dalam sebuah hadis, Usamah bin Zaid ra. bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai mengapa beliau banyak berpuasa di bulan Sya’ban, lalu beliau menjawab:

"Itu adalah bulan yang dilalaikan oleh banyak orang, yaitu antara Rajab dan Ramadhan. Ia adalah bulan diangkatnya amal kepada Tuhan semesta alam, dan aku ingin amalku diangkat dalam keadaan aku sedang berpuasa." (HR. Nasa’i)

Dari hadis ini, dapat diambil hikmah bahwa di bulan Sya’ban kita dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, termasuk sedekah. 

Kedua, setelah Syaban adalah Ramadhan, mungkin saja, ada karib kerabat, tetangga dan fakir miskin kesulitan dalam mempersiapkan menu sahur dan berbuka. Sedekah kita sangat berarti bagi mereka.

Ketiga, Selain itu, bulan Sya’ban juga menjadi waktu yang tepat untuk membiasakan diri berbagi sebelum memasuki Ramadhan. Dengan memperbanyak sedekah di bulan ini, kita dapat melatih diri agar semakin ikhlas dan lebih siap menyambut Ramadhan dengan hati yang penuh kebaikan.

Sedekah di bulan Sya’ban adalah ladang pahala yang besar menjelang Ramadhan. Selain mengikuti sunnah Rasulullah SAW, sedekah juga menjadi amalan yang mendatangkan keberkahan dan perlindungan dari musibah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved