Berita Alfamart
Lewat Alfability Menyapa, Perjalanan Wahyu dan Hafiz dari Keraguan Menjadi Keyakinan
Alfamart Palembang menyemarakkan rangkaian Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diperingati 3 Desember dengan kegiatan Alfability Menyapa.
Sebuah pengalaman yang ia sebut sebagai perjalanan yang membuatnya merasa diterima.
“Saya nyaman bekerja di Alfamart. Teman-teman selalu mendukung. Kalau saya kesulitan, mereka membantu dengan cara yang bisa saya pahami,” ungkapnya.
Di hadapan Wahyu dan Hafiz, para siswa melihat sesuatu yang mungkin belum pernah mereka lihat begitu dekat sebelumnya.
Masa depan yang mungkin juga bisa mereka genggam. Dan pada siang itu, aula SLB Pembina Palembang bukan sekadar tempat berkumpul.
Ia menjadi ruang kecil di mana harapan tumbuh, pelan-pelan, namun nyata.
Alfability, Komitmen Inklusivitas dari Alfamart
Wahyu dan Hafiz adalah dua dari ribuan teman disabilitas yang kini dapat bekerja tanpa perbedaan di Alfamart.
Menyambut momentum Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tiga Desember, Alfamart terus memperkuat komitmennya untuk membuka kesempatan kerja yang setara bagi penyandang disabilitas, sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang sesuai kemampuan masing-masing.
Melalui kegiatan Alfability Menyapa, Alfamart menghadirkan kisah-kisah inspiratif ke berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB).
Program ini menjadi jembatan bagi para lulusan SLB yang kini berkarier di Alfamart untuk kembali ke sekolah asal dan berbagi pengalaman kepada adik-adik kelasnya.
Human Capital Director Alfamart, Tri Wasono Sunu, menyebut bahwa kegiatan ini dirancang untuk menunjukkan bahwa setiap orang memiliki peluang yang sama untuk berkembang, apa pun keterbatasannya.
“Alfability Menyapa hadir di 10 Sekolah Luar Biasa di 10 kota, membawa cerita para lulusan yang kini bekerja di Alfamart. Kami berharap kisah mereka dapat memotivasi para siswa bahwa keterbatasan bukan hambatan untuk bersaing dan berkontribusi dalam dunia kerja,” jelas Sunu di tempat terpisah.
Pelaksanaan Alfability Menyapa digelar di sepuluh kota, yakni Cilacap, Jakarta, Jambi, Jember, Luwu, Palembang, Parung, Semarang, Banjarmasin, dan Rembang.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung pada rentang 19 hingga 25 November 2025.
Ia menambahkan, rangkaian kunjungan ini menjadi perjalanan menuju puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember mendatang, sekaligus mempertegas bahwa inklusivitas bukan sekadar slogan, tetapi praktik nyata yang berlangsung di Alfamart.
Program Alfability sendiri mulai dijalankan tahun 2016. Mengambil kata Ability yang bermakna kemampuan, program ini merupakan sebuah program inklusi yang memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka untuk berkarya di mana Alfamart menjadi jembatan untuk mewujudkannya.
| Alfamart Ajak 125 Member Loyal Buka Bersama, Tingkatkan Pelayanan Kepada Konsumen |
|
|---|
| Buka Puasa Gratis Sepanjang Ramadan 2025, Alfamart dan WINGS Group Gandeng Warteg UMKM di 36 Kota |
|
|---|
| Hari Peduli Sampah Nasional 2025, Alfamart dan KGS Ajak Masyarakat Cintai Lingkungan |
|
|---|
| Cara Dapatkan 100 Umrah Gratis dan Wisata Religi dari Alfamart Untuk Konsumen Setianya |
|
|---|
| Ketum Aprindo Terpilih Solihin Dorong Pengusaha Ritel Beradaptasi dengan Transformasi Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Lewat-Alfability-Menyapa-Perjalanan-Wahyu-dan-Hafiz-dari-Keraguan-Menjadi-Keyakinan.jpg)