Berita Indomaret
Sinergi dengan Indomaret, UMKM Sari Murni Snack Palembang Raup Kesuksesan
Ahmad Hanafi (49), perintis Sari Murni Snack asal Palembang adalah pelaku UMKM yang sukses bekerjasama dengan Indomaret.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Cerita sukses sebuah (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) UMKM tak hanya berbicara soal produk, tetapi juga tentang ketekunan pelaku usaha dan dukungan ekosistem yang tepat.
Kisah Ahmad Hanafi (49), perintis Sari Murni Snack asal Palembang, menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi dengan ritel modern mampu mengangkat produk lokal ke level yang lebih tinggi.
Berawal sejak tahun 1996, Hanafi merintis usaha camilan berbahan dasar pisang
fermentasi.
Namun badai krisis moneter 1998 sempat memaksanya menghentikan usaha.
Dua tahun kemudian, dengan semangat dan optimisme, ia kembali bangkit.
Usahanya perlahan tumbuh, produk dipasarkan ke swalayan hingga toko oleh-oleh di Palembang.
“Waktu itu saya hanya berjualan dengan cara keliling. Hasilnya belum seberapa, tapi saya yakin kalau tekun pasti ada jalan,” kenang Hanafi, ayah dari dua anak ini.
Perjalanan panjang itu mencapai titik balik pada 2018 ketika Sari Murni Snack dipertemukan dengan Indomaret.
Bagi Hanafi, inilah momentum emas yang membuka pintu ke pasar yang lebih luas.
“Alhamdulillah, saya bisa sampai seperti ini berkat dukungan banyak pihak, terutama Indomaret yang memberi kesempatan memasarkan produk di jaringan mereka,” ujarnya.
Indomaret melihat potensi bukan hanya dari rasa dan kualitas, tetapi juga dari
semangat pantang menyerah sang pemilik.
Tak sekadar menampung produk, Indomaret memberikan akses distribusi, pendampingan, hingga dukungan pengembangan kapasitas produksi.
Kini, Sari Murni Snack dipasarkan di lebih dari 800 gerai Indomaret di wilayah Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, hingga Lampung, dan tengah merencanakan perluasan ke Jambi dan Tangerang.
Permintaan yang meningkat mendorong Hanafi menaikkan kapasitas produksi hingga
1.000 potong per hari.
Keberhasilan ini juga membuka lapangan kerja baru bagi 10 karyawan dari lingkungan sekitar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarganya.