Berita Adv

PPTI Road to School Edukasi TB Seru dan Interaktif di Sekolah

“Siapa yang tahu, apa itu TBC?” tanya dr. Ika Herniyanti kepada para murid di aula sekolah SD Avicenna, Cinere, Depok, pagi itu.

Tayang:
Editor: Moch Krisna
PPTI Road to School Edukasi TB Seru dan Interaktif di Sekolah - PPTI-Road-To-School-di-sekolah-SD-Avicenna-CinereDepok1.jpg
Istimewa
PPTI Road To School di sekolah SD Avicenna, Cinere,Depok,
PPTI Road to School Edukasi TB Seru dan Interaktif di Sekolah - Berita-ADV-PPTI-Sumsel-1314.jpg
Istimewa
PPTI Road To School di sekolah SD Avicenna, Cinere,Depok,
PPTI Road to School Edukasi TB Seru dan Interaktif di Sekolah - Berita-ADV-PPTI-145.jpg
Istimewa
PPTI Road To School di sekolah SD Avicenna, Cinere,Depok,

TRIBUNSUMSEL.COM -- “Siapa yang tahu, apa itu TBC?” tanya dr. Ika Herniyanti kepada para murid di aula sekolah SD Avicenna, Cinere, Depok, pagi itu.

Seketika suasana langsung ramai. Tangan-tangan kecil mengacung tinggi, berebut ingin menjawab pertanyaan. Ada yang percaya diri, ada juga yang malu-malu. 

Momen seru itu adalah bagian dari  program edukasi tentang tuberkulosis atau TB yang digelar Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI). Lewat pendekatan yang sederhana dan interaktif, para siswa SD diajak mengenal apa itu TB, bagaimana gejala  dan pencegahannya. 

Anak-anak diajak belajar praktik Senam Etika Batuk melalui tutorial video dan enam  fasilitator PPTI.  

“Dengan memakai masker dan menutup mulut dengan lengan atas saat batuk, anak-anak paham cara  mencegah penularan kuman TB ke orang lain,” ungkap dr. Ika penuh semangat.  

 

Permainan Ular Tangga TB

Yang namanya anak-anak tentu lekat dengan dunia bermain. Nah, di program PPTI Road to School ini, para siswa aktif bermain pesan berantai edukasi TBC agar lebih mudah memahami pesan kunci cegah TB. 

Bermain Ular Tangga dengan dadu raksasa  pun menjadi salah satu cara menanamkan edukasi TB secara ringan dan menarik. Setiap kotak berisi info tentang penyakit yang disebabkan bakteri Mycobacterium Tuberculosis ini.  

Menurut Ketua Umum PPTI, Yani Panigoro, mengenalkan edukasi TB sejak usia sekolah punya peran besar untuk memutus rantai penularan TBC. 

“Harapannya, para siswa bisa  menjadi agen perubahan atau  duta kesehatan cilik di sekolah, rumah, dan lingkungannya. Anak-anak juga belajar soal stigma dan empati bahwa penderita TB bukan untuk dijauhi namun perlu didukung untuk sembuh.” 

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Avicenna, Urai Ramadhani, menyambut gembira kegiatan edukasi interaktif ini. Para murid dan guru semua antusias. Apalagi, di akhir acara semua dapat hadiah. Yeeay!

(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved