Berita Adv
Lewat PNM Mengajar, Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia
Banyak siswa SMK harus berhadapan dengan cepatnya perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, hingga tuntutan untuk memiliki kemampuan
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Siswa/i SMK memiliki posisi yang unik dalam dunia pendidikan.
Mereka dipersiapkan untuk lebih cepat mengenal dunia kerja, beradaptasi dengan industri, hingga memiliki keterampilan yang aplikatif. Namun di lapangan, tantangan yang mereka hadapi juga tidak sedikit.
Banyak siswa SMK harus berhadapan dengan cepatnya perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, hingga tuntutan untuk memiliki kemampuan di luar keterampilan teknis.
Dunia kerja hari ini tidak hanya mencari lulusan yang bisa bekerja, tetapi juga yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, berpikir kreatif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Di sisi lain, tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk mengenal dunia profesional secara langsung.
Bagi sebagian siswa, terutama di daerah, akses terhadap wawasan industri, motivasi karier, maupun pengalaman praktis masih cukup terbatas.
Akibatnya, ada jarak antara apa yang dipelajari di sekolah dengan gambaran nyata dunia kerja.
Karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan menjadi semakin penting. Kehadiran program PNM Mengajar menjadi salah satu bentuk intervensi yang relevan untuk membantu menjembatani kebutuhan tersebut.
Melalui Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”, PNM menghadirkan perwakilan terbaiknya untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan perspektif kepada para siswa yang juga sebagai rangkaian kegiatan HUT PNM ke-27.
Baca juga: Lulus S2 di AS, Erina Gudono Perlihatkan Wajah Bebingah, Kenang Perjuangan Menyusui Sambil Kuliah
Sebanyak 2.700 siswa/i SMK di seluruh Indonesia telah mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang lebih dekat tentang bagaimana dunia entrepreneurship berkembang saat ini.
Mulai dari pentingnya pola pikir kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu keberlanjutan.
Kepala sekolah SMK Negeri 1 Suak Tapeh Hasmarudin, S.Pd., M.M mengatakan apresiasi terhadap concern PNM dalam memperhatikan masa depan anak-anak didiknya dalam menyiapkan mental dan memiliki pandangan yang lebih luas terhadap masa depan mereka.
“Kami berterima kasih kepada PNM yang telah menghadirkan program PNM Mengajar dan memilih SMK Negeri 1 Suak Tapeh sebagai sekolah yang terpilih dalam program ini dengan adanya program ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi generasi muda khususnya siswa/i kami untuk terus berjuang meraih mimpi serta menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan masa depan dan dengan hadirnya PNM di SMK Negeri 1 Suak Tapeh ini menjadi contoh bagi Siswa/i untuk terus berjuang dan menjadi pribadi yang lebih Tangguh serta menumbuhkan jiwa entrepreneur sejak dini ” ujar Hasmarudin, S.Pd., M.M
Pada akhirnya, tantangan siswa SMK hari ini bukan hanya soal mencari pekerjaan, tetapi bagaimana mempersiapkan diri untuk terus berkembang di tengah perubahan zaman. Dan di situlah kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha memiliki peran yang semakin strategis.
| Sales Office Travel Fair 2026, Garuda Indonesia Tawarkan 300 Ribu Kursi Penerbangan Harga Spesial |
|
|---|
| Wilayah 3T hingga Daerah Terisolasi Dapat Relaksasi dalam SPMB RAMAH 2026 |
|
|---|
| CBN Dorong Transformasi Digital Perhotelan di Sumatera Utara |
|
|---|
| Antisipasi El Nino 2026, Sumsel Tetapkan OKI Jadi Lokus Utama Gerakan Tanam 111 Ribu Hektar |
|
|---|
| Dukung Aktivitas Digital Anak Muda, by.U Menghadirkan Paket Internet Super Kaget Mulai Rp 15 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pnm-sosialisasi.jpg)