Berita SMK PP Negeri Sembawa

SMK-PP Kementan Gandeng Dunia Industri Siapkan Lulusan Siap Kerja

Kerja sama yang dibangun mencakup berbagai bidang strategis, di antaranya praktik kerja lapangan, sinkronisasi kurikulum

Tayang:
Editor: Sri Hidayatun
SMK PP SEMBAWA
Penandatanganan MoU dilaksanakan di kampus SMK-PP Negeri Sembawa pada rangkaian acara Pengukuhan dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026, Kamis (21/5/2026).  

TRIBUNSUMSEL.COM,BANYUASIN– SMK-PP Negeri Sembawa kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian yang unggul, kompeten, dan siap memasuki dunia kerja melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA) serta berbagai pemangku kepentingan.

Langkah ini menjadi strategi penting dalam memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi pertanian dengan kebutuhan industri dan perkembangan sektor agribisnis modern.


Penandatanganan MoU dilaksanakan di kampus SMK-PP Negeri Sembawa pada rangkaian acara Pengukuhan dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026, Kamis (21/5/2026). 


Kegiatan tersebut turut disaksikan Staf Khusus Menteri Pertanian Sam Herodian, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Muhammad Amin, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim, serta dihadiri jajaran manajemen sekolah, mitra industri, stakeholder, guru, dan peserta didik.

Baca juga: Rampungkan SPMB Jalur Umum, SMKPP Kementan Siapkan Generasi Muda Pertanian Modern


Kerja sama yang dibangun mencakup berbagai bidang strategis, di antaranya praktik kerja lapangan, sinkronisasi kurikulum berbasis industri, pengembangan teaching factory, sertifikasi kompetensi, hingga peluang penyerapan lulusan di dunia kerja.


Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pembangunan pertanian modern membutuhkan generasi muda yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki jiwa kewirausahaan.


“Pertanian masa depan harus diisi oleh SDM muda yang unggul, terampil, dan mampu menjawab tantangan global. Pendidikan vokasi harus menjadi motor penggerak lahirnya petani milenial dan wirausahawan muda pertanian,” ujar Amran.


Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dengan dunia industri untuk meningkatkan kualitas lulusan pendidikan vokasi.


“Link and match antara lembaga pendidikan vokasi dengan dunia industri harus terus diperkuat agar lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan lapangan kerja serta mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa kemitraan strategis dengan IDUKA merupakan implementasi nyata revitalisasi pendidikan vokasi pertanian yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan daya saing global.


“Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses pengalaman industri bagi siswa, serta mempercepat penyerapan lulusan di dunia kerja,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, SMK-PP Negeri Sembawa menandatangani MoU dengan tujuh instansi dan perusahaan dari sektor pemerintahan, industri, serta dunia usaha dan dunia kerja. Mitra kerja sama tersebut meliputi CV Agro Jovinn Farm, CV Pulau Jaya Mandiri Farm, Green House Sumatera Selatan Indonesia, PT Bukit Arta Sentosa, PT Gotama Arifsyah Estate, LPK D’Sakura Cendekia, dan BP3MI Sumatera Selatan.


Kepala SMK-PP Negeri Sembawa, Budi Santoso, menegaskan bahwa kolaborasi dengan IDUKA merupakan bagian penting dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.


Menurutnya, kerja sama ini diharapkan mampu membuka akses pembelajaran yang lebih luas bagi siswa, meningkatkan kompetensi lulusan, sekaligus memperbesar peluang kerja maupun kewirausahaan di sektor pertanian modern.


Melalui penandatanganan MoU tersebut, SMK-PP Negeri Sembawa berharap dapat terus memperluas jejaring kemitraan dan menghadirkan pendidikan vokasi pertanian yang berkualitas, modern, serta mendukung percepatan pembangunan pertanian nasional menuju swasembada pangan dan terwujudnya pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modren.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved