KPK Tangkap Bupati Kolaka Timur

Siang Membantah, Abdul Azis Bupati Kolaka Timur Ditangkap KPK Malamnya usai Rakernas NasDem

Sebelumnya, kabar penangkapan Abdul Azis sudah beredar sejak Kamis (7/8/2025) siang.

Tayang:
Editor: Weni Wahyuny
DOK. HUMAS KOLAKA TIMUR
BUPATI KOLTIM DITANGKAP - Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Kolaka Timur pada Minggu (11/1/2025). Terbaru, ia ditangkap KPK pada Kamis (7/8/2025) 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Bupati Kolaka Timur Abdul Azis ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (7/8/2025) malam. 

Sebelumnya, kabar penangkapan Abdul Azis sudah beredar sejak Kamis (7/8/2025) siang.

Kabar itu dibantahnya dan menyebut dirinya tengah mengikuti Rakernas NasDem.

Namun, pada Kamis Kamis (7/8/2025) malam, KPK melakukan penangkapan Abdul Azis usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan.

Abdul Azis bahkan langsung dimintai keterangan awal oleh KPK di Polda Sulawesi Selatan. 

“Sudah semalam dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sulsel,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Jumat (8/8/2025). 

“Setelah selesai Rakernas (Abdul Azis ditangkap),” sambungnya. 

Fitroh mengatakan, Abdul Azis akan dibawa ke Gedung Merah Putih, Jakarta, pada hari ini. 

“Pukul 15.00 WIB insyaAllah tiba di K4 (Gedung Merah Putih),” ujarnya. 

Baca juga: Klarifikasi Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Bantah Terjaring OTT KPK, Ngaku Hadiri Acara Nasdem

Secara terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa Abdul Azis sudah ditangkap dan akan dibawa ke Gedung Merah Putih pada hari ini, Jumat (8/8/2025). 

“Benar, yang bersangkutan (Abdul Azis) sudah diamankan oleh tim KPK. Perkiraan tiba di Jakarta siang/sore ini,” kata Budi dalam keterangannya, Jumat. 

Adapun penangkapan Abdul Azis berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) pembangunan rumah sakit. 

“Terkait dengan perkaranya, terkait dengan DAK pembangunan rumah sakit, dana DAK pembangunan RS. Peningkatan kualitas atau status RS,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (7/8/2025). 

Baca juga: Dikabarkan Kena OTT KPK, Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Sebut Sedang Hadiri Acara Nasdem di Makassar

Asep mengatakan, ada tiga lokasi yang menjadi kegiatan OTT kali ini yaitu Sulawesi Tenggara, Jakarta, dan Sulawesi Selatan. 

Dia mengatakan, dalam OTT tersebut, penyidik mengamankan 7 orang, yaitu 3 orang ditangkap di Jakarta, dan 4 orang diamankan di Sulawesi Tenggara. 

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved