Diplomat Kemenlu Tewas di Menteng

Respon Meta Ayu Istri Arya Daru Lihat Hasil Penyelidikan Kematian Suami, Sangat Syok, Berat Terima

Respon Meta Ayu Puspitantri, istri Arya Daru  hasil penyelidikan Polda Metro Jaya terkait kematian Arya Daru Diplomat Kementerian

Ig @aryadaru/Tribun Jogja/ Neti Istimewa Rukmana
KASUS ARYA DARU - (kiri) Potret Ary Daru semasa hidupnya bersama sang istri. (kanan) Keluarga Diplomat Ahli Muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, mengikuti prosesi pemakaman almarhum Daru di Pemakaman Sunthen, Jomblangan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (9/7/2025) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Respon Meta Ayu Puspitantri, istri Arya Daru  hasil penyelidikan Polda Metro Jaya terkait kematian Arya Daru Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), berat terima.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya mengungkap hasil penyelidikan soal misteri diplomat muda Arya Daru Pangayunan yang ditemukan tewas di kamar kos di kawasan Menteng Jakarta Pusat dengan kepala terlilit lakban kuning pada 8 Juli 2025 lalu.

Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa kematian Arya Daru  karena mengakhiri hidup.

Kakak ipar Arya Daru,  Meta Bagus, menuturkan pihak keluarga termasuk istri Arya Daru merasa berat saat mendengar keterangan dari pihak kepolisian.

SURAT PERNYATAAN KELUARGA- Arya Daru semasa hidup dan istrinya, Meta Ayu Puspitantri. Pihak keluarga diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Arya Daru Pangayunan menyampaikan pernyataan resmi secara tertulis, minta polisi cermat dalam membuka hasil penyidikan kasus kematian Arya Daru.
SURAT PERNYATAAN KELUARGA- Arya Daru semasa hidup dan istrinya, Meta Ayu Puspitantri. Pihak keluarga diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Arya Daru Pangayunan menyampaikan pernyataan resmi secara tertulis, minta polisi cermat dalam membuka hasil penyidikan kasus kematian Arya Daru. (IG/puspitantri)

Namun, ia memastikan bahwa sejauh ini, istri almarhum telah mengikuti proses yang diperlukan oleh pihak berwajib, baik itu psikolog forensik, Polda Metro Jaya, hingga Komisi Kepolisian Nasional. 

"Betul tadi sudah menyampaikan mengenai apa yang terjadi kepada almarhum adik kami, saudara kami, Arya Daru Pangayunan. Berkenaan dengan hal tersebut, sebetulnya kami saat ini masih pada posisi yang berat. Masih shock," kata Meta Bagus di rumah keluarga Arya Daru, di Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (29/7/2025). Dikutip Tribunjogja.com

"Dalam sesi itu, semua istri almarhum mengikuti semua dengan baik. Kalau tadi kita menyimak apa yang disampaikan oleh beliau-beliau pihak berwajib, sampai saat ini kan memang penyelidikan masih berlangsung dan ini kan kesimpulan yang disampaikan juga masih dalam proses pendalaman juga," jelas dia.

Baca juga: Belum Ikhlas, Analis Tak Yakin Tak Ada yang Terlibat Kematian Arya Daru, Sebut Ada Intelejen Gelap

Dikatakannya, saat ini, pihaknya sedang fokus untuk tetap menjaga hati dan pikiran dari anak-anak almarhum.

Sebab, ia meyakini bahwa proses penyelidikan yang berlangsung tidak lah mudah. Akan tetapi, pihaknya juga sedang berusaha membicarakan terkait pencarian kuasa hukum untuk melanjutkan kasus tersebut.

Di sisi lain, pihaknya juga mengajak kepada media dan masyarakat luas untuk tetap ikut mengawal jalannya proses pengusutan kasus Arya Daru dengan empati, berimbang, dan objektif.

Baca juga: 7 Misteri Kasus Kematian Arya Daru yang Belum Terjawab: Salah Kirim WA, Motif Hingga Ponsel Hilang 

Apalagi, pengungkapan kasus ini disebut belum tuntas dan masih ada hal-hal yang perlu didalami untuk mengetahui hasil ke depan.

"Kami sangat sangat menghargai dukungan dari teman-teman media, dari seluruh masyarakat Indonesia mengenai kasus ini dan juga kami percaya bahwa kita semua bagian dari masyarakat ini percaya bahwa keadilan adalah milik bersama," tuturnya. 

Ia meyakini bahwa Arya Daru meninggal dunia bukan karena dugaan bunuh diri.

"Kami meyakini bahwa almarhum tidak seperti itu (bunuh diri)," lanjutnya.

Ia juga percaya bahwa pada waktunya nanti kebenaran akan terungkap dengan terang membawa keadilan dan ketenangan bagi almarhum Daru juga bagi keluarga yang ditinggalkan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved