Berita Viral

Dedi Mulyadi Minta Maaf Jelaskan Cerita Telat Merespons Perusakan Rumah Sukabumi, Diserbu Komentar

Menjelaskan kehadirannya dalam kasus perusakan sebuah rumah di Sukabumi terkesan telat respons, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Tayang:
Tangkapan layar dari YouTube Kompas TV
PENJELASAN DEDI MULYADI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan keluarga korban longsor galian C di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukunpuntang, Kabupaten Cirebon, akan diberi bantuan dengan total nominal Rp35 juta per keluarga. Dedi Mulyadi menjelaskan kehadirannya dalam kasus perusakan sebuah rumah di Sukabumi terkesan telat respons. 

Mohon maaf jika dianggap telat respon.

Tapi sebenarnya bukan telat respon.

Justru, saya membutuhkan informasi utuh untuk melakukan tindak lanjut, bukan sekedar bermodal postingan sosial media.

Demikian, harap maklum dan hatur nuhun."

Pemicu Masalah

Dedi Mulyadi akhirnya keluar ke publik setelah kejadian perusakan tempat yang diduga digunakan untuk beribadah di Sukabumi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Bersama korban, Dedi Mulyadi memberikan penjelasan terkait penyebab perusakan tersebut.

Hal itu ia ungkap pada akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Senin (30/6/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dedi dan korban yang diberi kuasa pemilik rumah tersebut mengatakan, perusakan terjadi di sebuah rumah.

Artinya bukan tempat ibadah atau gereja seperti yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini.

Kemudian pemicu masalah hingga terjadinya perusakan juga diungkap Dedi Mulyadi.

Warga atau para perusak tersebut diduga mempermasalahkan adanya ritual atau nyanyian keagamaan.

Tindak lanjutnya, Dedi menyatakan akan menyelesaikan kasus ini secara komprehensif..

Termasuk untuk  membawanya ke ranah hukum.

Berikut unggahannya:

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved