Berita Viral

Dedi Mulyadi Minta Maaf Jelaskan Cerita Telat Merespons Perusakan Rumah Sukabumi, Diserbu Komentar

Menjelaskan kehadirannya dalam kasus perusakan sebuah rumah di Sukabumi terkesan telat respons, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Tangkapan layar dari YouTube Kompas TV
PENJELASAN DEDI MULYADI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan keluarga korban longsor galian C di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukunpuntang, Kabupaten Cirebon, akan diberi bantuan dengan total nominal Rp35 juta per keluarga. Dedi Mulyadi menjelaskan kehadirannya dalam kasus perusakan sebuah rumah di Sukabumi terkesan telat respons. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Menjelaskan kehadirannya dalam kasus perusakan sebuah rumah di Sukabumi terkesan telat respons, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Alasan tersendiri dimiliki oleh pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini.

Hingga Senin (30/6/2025) pagi kasus perusakan yang terjadi pada 27 Juni 2025 lalu di sebuah rumah di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, KDM tidak segera bertindak.

Unggahan-unggahannya di media sosialnya bahkan tak ada yang menyinggung kasus tersebut pascakejadian.

KDM yang memiliki hampir 5 juta pengikut di Instagram itu dihiasi oleh serbuan komentar warganet.

KDM menjelaskan penyebab dirinya telat merespons kasus perusakan tersebut.

DEDI MULYADI DISIRAM AIR - Respon Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat usai disiram air 3 kali oleh pria misterius saat di acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, di Desa Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jumat (20/6/2025).
DEDI MULYADI DISIRAM AIR - Respon Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat usai disiram air 3 kali oleh pria misterius saat di acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, di Desa Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jumat (20/6/2025). (Tangkapan layar Youtube Humas Jabar)

 

Tak hanya satu postingan, warganet juga menyerang sejumlah unggahan Dedi Mulyadi dengan komentar-komentar.

Komentar yang ditinggalkan kebanyakan mempertanyakan perihal sikap Dedi Mulyadi sebagai gubernur untuk menindak pelaku perusakan rumah di Sukabumi.

Baru pada Senin siang sekitar pukul 12.00 WIB, ia memberikan klarifikasi terkait pemicu dan tindak lanjut perusakan rumah di Sukabumi.

Klarifikasi diucapkan dalam sebuah video unggahan terbaru di Instagram pribadi Dedi Mulyadi @dedimulyadi71.

Ia pun membubuhkan tambahan komentar dalam postingannya setelah unggahan video itu terlanjut terbit.

Isi komentar terbarunya menjelaskan penyebab KDM telat merespons keluhan dan komentar warganet terkait sikapnya dalam kasus perusakan di Sukabumi.

Berikut isinya:

"Yth netizen yang budiman.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved