Gustiwiw Meninggal Dunia

Sosok Timur Priyono Mendiang Ayah Gustiwiw, Pencipta Lagu Terkenal "Yang Penting Happy"

Mengenang sosok Timur Priyono, mendiang penyanyi legendaris ayah dari musisi sekaligus penyiar radio, Gusti Irwan Wibowo alias Gustiwiw yang meninggal

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
IG/gustiwiw/timurpriyono
SOSOK AYAH GUSTIWIW- (KIRI) Timur Priyono semasa hidup. (kanan) Gustiwiw sebelum meninggal dunia. Mengenang sosok Timur Priyono, mendiang penyanyi legendaris ayah dari musisi sekaligus penyiar radio, Gusti Irwan Wibowo alias Gustiwiw yang meninggal 

Setelah diperiksa, dokter menyatakan Gustiwiw telah meninggal dunia.

"Dinyatakan oleh dokter jaga bahwa korban telah meninggal dunia," katanya.

Dari pemeriksaan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Gustiwiw.

"Polisi sudah cek TKP dan berkoordinasi dengan keluarga, dan pihak keluarga menerima ini sebagai musibah," ucapnya.

Baca juga: Pilunya Deandra usai Gustiwiw Sang Kekasih Meninggal, Berharap Kembali Bertemu: Aku Sayang Kamu Mas

Dokter menyebut penyebab kematian Gustiwiw diduga karena tekanan darah tinggi yang memicu gangguan pada jantung.

Jenazah Gustiwiw pun kemudian dibawa ke rumah duka di Bekasi, Jawa Barat.

Kemudian, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jatisari, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (15/6/2025) sore setelah disalatkan di Masjid Baitul Haq.

Sang Ibu Sempat Tak Percaya

Sebelumnya, Sri Yulianti ibunda Gusti sempat tidak percaya saat menerima kabar dari pihak medis yang menyatakan bahwa anaknya telah meninggal dunia.

"Saya enggak percaya waktu ditelepon tadi sekitar jam 07.00 WIB, saya enggak percaya,”  kata Sri Yulianti usai pemakaman di TPU Jati Sari, Bekasi, Minggu.

Ia bahkan masih mencoba berpikir positif bahwa anaknya hanya dalam kondisi tidak sadarkan diri, bukan telah tiada.

saya enggak nangis karena saya pikir ‘ah paling pingsan aja’. Saya tetap positive thinking ada keajaiban dari Allah," ujar Sri.
 
Menurut cerita yang ia terima, Gustiwiw ditemukan tak sadarkan diri di kamar mandi.

Saat diperiksa, tidak ditemukan lagi denyut nadinya.

Meski demikian, Sri tetap berharap dan bergegas ke Bandung dengan harapan sang anak masih bisa diselamatkan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved