Gustiwiw Meninggal Dunia

Izin Pulang di Hari Minggu, Pamit Gustiwiw Bak Firasat Sebelum Meninggal, Ibu Sempat Tak Percaya

Gusti Irwan Wibowo alias Gustiwiw, sempat pamit ingin pulang hari Minggu ke sang ibunda, jadi percakapan terakhir dengan sang anak sebelum meninggal

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Tangkap layar YouTube Agak Laen Official/Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior
DUKA IBUNDA GUSTIWIW- (kanan) Sri Yulianti ibu dari almarhum Gusti Irawan Wibowo atau yang dikenal dengan nama Gustiwiw, mengungkap kronologi kepergian anaknya. Gusti Irwan Wibowo alias Gustiwiw, sempat pamit ingin pulang hari Minggu ke sang ibunda, jadi percakapan terakhir dengan sang anak sebelum meninggal 

TRIBUNSUMSEL.COM-  Ibunda almarhum Gusti Irwan Wibowo alias Gustiwiw, masih mengingat jelas percakapan terakhirnya dengan sang anak sebelum meninggal dunia.

Sri Yulianti mengatakan bahwa pada Jumat (13/6/2025), putranya sempat berpamitan hendak membuat konten di kawasan Lembang, Bandung.

Kepada sang ibunda, Gusti berpesan akan pulang pada hari Minggu (15/6/2025).

Baca juga: Pilunya Deandra usai Gustiwiw Sang Kekasih Meninggal, Berharap Kembali Bertemu: Aku Sayang Kamu Mas

GUSTIWIW MENINGGAL DUNIA - Jenazah Gusti Irawan Wibowo atau yang a
PEMAKAMAN GUSTIWIW- Jenazah Gusti Irawan Wibowo atau yang akrab disapa Gustiwiw dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jati Sari, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (15/6/2025). Inilah momen ibunda Gusti Irwan Wibowo mengantarkan jenazah ke rumah duka.

Tak disangka, hari Minggu tersebut justru bukan pulang menemui sang ibundam Gusti ternyata berpulang ke pangkaun sang pencipta.

"Dia kan Jumat (13/6/2025) bilang 'Ma, aku pulang hari Minggu,'" ucap Sri Yulianti menirukan ucapan anaknya, dikutip Tribunnews, Senin (16/6/2025).

"'Siang ini aku mau acara sama Nehru dari situ,'" imbuhnya.

Kala itu, Sri sempat mempertanyakan alasan kepergian anaknya ke Lembang dan tak pulang di akhir pekan.

"Terakhir saya tanya di Galaxy, baru dia saya tanya ‘ngapain ke Bandung?’” ucap Sri.

"Kata dia (Gusti) 'Podcast Ma'. ‘Oke sampai ketemu Minggu’. Udah itu aja," tuturnya.

Menurut Sri, tidak ada perilaku aneh yang ditunjukkan putranya saat itu.

Justru, Gusti terlihat sehat dan baik-baik saja.

"Enggak ada tanda apa pun. "

"Enggak ada tanda tersirat makanya saya kayak enggak percaya (begitu dibilang meninggal),” tutur Sri.

Sebelumnya, Sri Yulianti sempat tidak percaya saat menerima kabar dari pihak medis yang menyatakan bahwa anaknya telah meninggal dunia.

"Saya enggak percaya waktu ditelepon tadi sekitar jam 07.00 WIB, saya enggak percaya,” ujar Sri.

Baca juga: RISIKO Fatal Jatuh dari Kamar Mandi Jadi Penyebab Musisi Gustiwiw Meninggal Dunia, Penjelasan Medis

Ia bahkan masih mencoba berpikir positif bahwa anaknya hanya dalam kondisi tidak sadarkan diri, bukan telah tiada.

saya enggak nangis karena saya pikir ‘ah paling pingsan aja’. Saya tetap positive thinking ada keajaiban dari Allah," kata Sri Yulianti usai pemakaman di TPU Jati Sari, Bekasi, Minggu.
 
Menurut cerita yang ia terima, Gustiwiw ditemukan tak sadarkan diri di kamar mandi.

Saat diperiksa, tidak ditemukan lagi denyut nadinya.

Meski demikian, Sri tetap berharap dan bergegas ke Bandung dengan harapan sang anak masih bisa diselamatkan.

"Walaupun dibilangin sudah enggak ada nadinya, saya tetap berpikir positif, berharap ada keajaiban. Tapi ternyata setelah saya datang ke sana, itu benar-benar sudah tidak ada," tuturnya dengan suara bergetar.

 Kronologi Meninggal

Gustiwiw meninggal dunia setelah terjatuh di kamar mandi penginapan Jalan Maribaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Minggu (15/6/2025).

Sebelum meninggal dunia, Gustiwiw menginap bersama teman inisial TTU di Lembang, Bandung Barat.

Ia masuk ke penginapan pada Sabtu (14/6/2025).

Pada Minggu dini hari sekira pukul 02.00 WIB, Gustiwiw masuk ke kamar mandi penginapan.

Namun, hingga pukul 03.00 WIB Gustiwiw tak kunjung keluar dari kamar mandi.

Hal tersebut membuat temannya yang berinisial TTU curiga.

Ia kemudian memeriksa keberadaan Gustiwiw di kamar mandi.

"Teman dekat korban memanggil korban pada pukul 03.00 WIB, namun tak ada respons," kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat ketika dikonfirmasi, Minggu (15/6/2025), dilansir dari Tribunjabar.id.

Kemudian, TTU pun melaporkan kecurigaannya kepada petugas keamanan penginapan.

Setelah itu, petugas penginapan membuka paksa pintu kamar mandi di kamar Gutiwiw.

Saat berhasil dibuka paksa, Gustiwiw ditemukan dalam keadaan telungkup. 

"Di dalam ditemukan dalam keadaan telungkup," ungkapnya.

Sempat Dibawa ke Fasilitas Kesehatan

Selanjutnya Gustiwiw dibawa ke fasilitas kesehatan.

Setelah diperiksa, dokter menyatakan Gustiwiw telah meninggal dunia.

"Dinyatakan oleh dokter jaga bahwa korban telah meninggal dunia," katanya.

Dari pemeriksaan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Gustiwiw.

"Polisi sudah cek TKP dan berkoordinasi dengan keluarga, dan pihak keluarga menerima ini sebagai musibah," ucapnya.

Jenazah Gustiwiw pun kemudian dibawa ke rumah duka di Bekasi, Jawa Barat.

Kemudian, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jatisari, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (15/6/2025) sore setelah disalatkan di Masjid Baitul Haq.

Kepergiannya yang begitu tiba-tiba, tanpa isyarat atau sakit yang diketahui publik, menyisakan tanya dan rasa tak percaya di hati para penggemarnya.

Kepergian Gustiwiw diumumkan langsung oleh Radio Jak10fm melalui unggahan di Instagram mereka.

“Rest in love @gustiwiw (penyiar Gen FM & musisi). Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Gusti Irwan Wibowo meninggal dunia,” tulis akun Jak10fm dengan penuh kesedihan.

Bahkan 12 jam sebelum kabar duka itu muncul, ia masih sempat me-repost beberapa story di akun Instagram pribadinya @gustiwiw.

Gusti masih sempat mengunggah bocoran orkestra sebuah lagu untuk album berikutnya.

Sahabat-sahabat pencipta lagu "Timur Priyono" itu turut mengucapkan rasa dukanya. Salah satunya Rigen.

“Mohon doanya buat gusti ya. Kita sayang gusti,” tulis Rigen.

Sama seperti Rigen, Ananta Rispo turut mengucapkan duka untuk kepergian Gustiwiw.

Rispo pun mendoakan Gustiwiw. “Innalilahi wainnalilahi rojiun..saya bersaksi demi Allah @gustiwiw orang baik. Baik banget inimah semoga tenang dan di tempatkan di tempat terbaik, allah ampuni dosanya. Allah terina amal ibadahnya amin,” tulis Rispo.

Komika kenamaan Raditya Dika bahkan membuat postingan khusus untuk Gusti menandakan kedukaannya.

"Selamat jalan @gustiwiw. Salah satu orang terlucu dan paling kreatif yang saya tahu. Beruntung sempat punya kesempatan untuk kenal. You will be missed," tulis Raditya Dika.

Seperti diketahui sebelumnya, Gustiwiw merupakan seorang penyiar radio sekaligus musisi. Gustiwiw juga sempat memproduseri musik Nadin Amizah.

Profil 

Gusti Irwan Wibowo atau Gustiwiw adalah seorang musisi kelahiran Indonesia juga berprofesi sebagai penata musik, pencipta lagu, penyanyi, dan penghibur kelahiran Bekasi, 28 November 1999.

Ayah Gusti Irwan Wibowo adalah Timur Priyono seorang musisi dan penulis lagu yang meninggal dunia pada 29 Maret 2024.

Timur Priyono, yang dikenal lewat lagu-lagu seperti Yang Penting Hepi dan Sedap Betul.

Meski lahir dari keluarga seniman, perjalanan Gustiwiw di dunia musik ditempuh dari bawah dengan jalur pendidikan formal.

Ia bersekolah di SMK Musik Percik Jakarta, kemudian melanjutkan ke Program Studi Pendidikan Seni Musik di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Lewat pendekatan musik “EnDiKup” (enak di kuping), ia menggabungkan nuansa musik tradisional, lirik jenaka, dan produksi modern yang mudah dicerna anak muda.

Ia pun telah melahirkan sejumlah karywa lewat memproduseri beberapa musisi seperti Jebung (“20”), Alsa Aqilah (“NA NA NA” & “I Wanna”), Gia Sabila (“Halu Merindu”), Ardhito Pramono (Album Wijaya Kusuma, “Arah” – OST. Story of Dinda, “Rasa-Rasanya” – OST. Keluarga Cemara 2), Nadin Amizah dan beberapa musisi lainnya.

Terbaru, ia terlibat dalam membintangi film dan sountrack GJLS: Ibuku, Ibu-ibu.

Gustiwiw bukan sekadar “musisi kocak” sebagaimana kerap disematkan oleh publik.

Ia adalah wujud dari lintas medium yang langka—seorang produser musik, komposer, penyiar radio, host podcast, sekaligus penghibur publik yang selalu menghadirkan tawa dengan refleksi mendalam.

“Gusti adalah seniman, penghibur, psikolog, dan orang paling tulus,” tulis musisi Ardhito Pramono dalam unggahan perpisahannya di Instagram.

Ardhito sendiri sempat bekerja sama dengan Gustiwiw dalam lagu "Wijayakusuma"—sebuah karya musikal penuh nuansa kontemplatif, yang menunjukkan sisi artistik mendalam dari Gustiwiw sebagai produser.

Di balik meja siaran Gen FM maupun sebagai host di kanal Mapple Media, ia menyusun konten dengan sensitivitas tinggi dari pemilihan musik, skenario obrolan, hingga bintang tamu.

Ia memahami betul bahwa baik gelombang radio maupun algoritma YouTube bisa menjadi ruang berkarya yang bermakna asal digunakan dengan hati.

(*)

Baca berita lainnya di google news

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved