Berita Gojek
GoPay Gelar Kampanye Judi Pasti Rugi di Palembang, Warga Diajak Waspadai Judi Online
GoPay gelar kampanye Judi Pasti Rugi di Palembang. Warga diajak pahami bahaya judi online dan dampaknya bagi mental serta keuangan keluarga.
TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG --Roadshow Panggung Judi Pasti Rugi kini menyapa masyarakat Kota Palembang. Setelah sebelumnya hadir di CFD Kambang Iwak, Palembang, pada Minggu (8/6/2025), hari ini, Senin (9/6/2025), kampanye berlanjut ke wilayah Kecamatan Ilir Barat 1 (IB 1) untuk mengedukasi warga mengenai bahaya perjudian online.
Kampanye Judi Pasti Rugi yang digagas oleh GoPay unit bisnis Financial Technology dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk merupakan komitmen untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang lebih aman, sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap risiko dan kerugian dari praktik perjudian daring. Palembang merupakan kota ke-3 setelah sebelumnya kampanye Judi Pasti Rugi dari GoPay hadir di Aceh dan Medan.
Kegiatan ini disambut hangat oleh warga Ilir Barat 1 dan turut dihadiri oleh Camat Ilir Barat 1 Palembang, Alexander, S.IP, serta Erwin Erlani, seorang mantan pecandu judi online (ex gambler) yang kini aktif sebagai aktivis anti-judi.
“Sosialisasi maupun edukasi tentang Judi Pasti Rugi dari GoPay ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa. Kita langsung melibatkan tokoh masyarakat, ketua RT, RW, warga, dan lainnya, sebanyak 72 orang,” ujar Alexander.
Ia menilai kegiatan ini sangat positif dan memberikan apresiasi kepada GoPay bersama Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post yang turut menyuarakan kampanye tersebut.
“Setelah acara ini, saya akan kumpulkan RT, RW, lurah, juga melibatkan kepala puskesmas, Babinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat untuk bersama-sama menyosialisasikan bahaya judi online,” tambahnya.

Nantinya, para tokoh masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada warga, termasuk anak-anak, tentang tanda-tanda kecanduan dan dampak negatif dari judi online.
Sementara itu, Erwin Erlani berbagi kisah kelamnya selama menjadi pecandu judi online sejak tahun 2017 hingga akhirnya berhasil lepas pada 2024.
“Lingkungan kerja saya waktu itu memang rata-rata bermain judi online. Saya ikut-ikutan karena teman pernah pinjam uang untuk top up dan memperkenalkan permainan itu,” ujar pria 25 tahun tersebut.
Selama tujuh tahun berjudi online, ia mengaku telah menghabiskan sekitar Rp800 juta. Awalnya menang, lalu kalah, namun terus bermain dengan harapan bisa mengembalikan modal yang hingga akhirnya terus merugi.
“Saya sudah sadar sejak 2022-2023 bahwa judi online itu hanya membuat rugi. Tapi saya masih main, berharap bisa balik modal. Sampai akhirnya ditagih utang pun malu,” ucapnya.
Pada tahun 2024, Erwin akhirnya berhasil berhenti. Ia menekankan bahwa kunci utama untuk berhenti dari judi online adalah niat yang kuat.

“Judol ini seperti penyakit. Harus ada pengobatan serius. Jangan membuli korban, tapi lakukan pendekatan yang halus. Harus terbuka juga soal jumlah utang dan kepada siapa saja, kalau tidak, itu akan jadi beban mental,” tambahnya.
Kegiatan edukasi dilanjutkan dengan sesi diskusi, permainan interaktif di Mobil Van Judi Pasti Rugi, hingga penandatanganan dukungan terhadap gerakan nasional Judi Pasti Rugi yang rencananya akan digelar di 30 provinsi di Indonesia.
Peserta yang berpartisipasi dalam permainan dan menyuarakan semangat anti-judol juga berkesempatan mendapatkan hadiah berupa paket sembako.
Berantas Judol di Indonesia, GoPay Adakan Roadshow Panggung Judi Pasti Rugi di Palembang |
![]() |
---|
Merapat ke Palembang, Roadshow Panggung Judi Pasti Rugi Sapa Wong Kito Galo |
![]() |
---|
Indra Kurniawan: Sosok Mitra Gojek Palembang yang Sigap Antar Sahur di Tengah Hujan Deras |
![]() |
---|
Fitur Solat & Puasa di Aplikasi GoPay, Bisa Cek Jadwal Ibadah Hingga Bayar Zakat |
![]() |
---|
Seruin Ramadan Bareng GoPay: Kesempatan Menang Total Saldo GoPay hingga Rp2 M di TikTok LIVE |
![]() |
---|