Ustad Yahya Waloni Meninggal Dunia

Sosok Ustad Yahya Waloni Meninggal Usai Khutbah Salat Jumat di Makassar, Eks Pendeta Jadi Mualaf

Sosok ustad Yahya Yopie Waloni atau dikenal Yahya Waloni meninggal dunia saat khutbah di Masjid Darul Falah, Kota Makassar, Jumat (6/6/2025).

Tayang:
Editor: Moch Krisna
Ist
YAHYA WALONI - Ustad Dr H M Yahya Yopie Waloni Sth Mth (55). Yahya dilaporkan meninggal dunia usia khutbah di Masjid Darul Falah, Jl Aroepala, Minasa Upa, Kelurahan Gunung Sari, Rappocini, Kota Makassar, Jumat (6/6/2025) siang ini. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Sosok ustad Yahya Yopie Waloni atau dikenal Yahya Waloni meninggal dunia saat khutbah di Masjid Darul Falah, Kota Makassar, Jumat (6/6/2025).

Melansir dari Tribuntimur.com, Ustad Yahya Waloni lahir dengan nama Yahya Yopie Waloni.

Dia dilahirkan di kota Manado 30 November 1970.

Keluarganya berdarah Minahasa yang taat pada agama Kristen.

Ustad Yahya Waloni diketahui pernah terdaftar sebagai pemuka agama pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana.

Ustaz Yahya Waloni mendapat julukan sebagai Ustad Pansos (Panjat Sosial) dari aktivis medsos Denny Siregar.

Dia diketahui pernah menjabat sebagai Ketua atau Rektor Sekolah Tinggi Theologia (STT) Calvinis Ebenhaezer di Sorong tahun 1997-2004.

RIWAYAT SAKIT : Ustad Yahya Waloni Meninggal Dunia Saat Khubat di Masjid Kota Makassar, Jumat (6/6/2025). Punya Riwayat Sakit Jantung
RIWAYAT SAKIT : Ustad Yahya Waloni Meninggal Dunia Saat Khubat di Masjid Kota Makassar, Jumat (6/6/2025). Punya Riwayat Sakit Jantung (Koalse/Tribun timur)

Dia pernah menetap di Sorong sejak tahun 1997 - 2004 karena pindah ke Balikpapan.

Di sana, dia menjadi dosen di Universitas Balikpapan (Uniba) sampai tahun 2006.

Pada 2006, Ustad Yahya Waloni pindah ke Kota Cengkeh, Tolitoli.

Di Tolitoli, dia mendapatkan bimbingan ikrar syahadat dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Yahya Waloni pernah ditangkap kasus ujaran kebencian yang didasarkan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Ia ditangkap di rumahnya di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (26/8/2021).

Ceramah Ustaz Yahya dipersoalkan usai menyebut injil sebagai fiktif alias palsu.

Hal ini dianggap sebagai tindakan ujaran kebencian berdasarkan SARA.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved