Haji 2025

Doa Masuk Masjid Nabawi dan Raudhah di Kota Madinah dan Artinya, Rabbi Adkhilni Mudkhala Shidqin

Doa masuk Masjid Nabawi ini menggambarkan penghambaan dan ketundukan seorang hamba kepada Allah yang Maha Agung, dibukakan pintu-pintu rahmat

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
MASJID NABAWI DAN RAUDHAH -- Ilustrasi Masjid Nabawi di kota Madinah, berikut Doa Masuk Masjid Nabawi dan Raudhah lengkap dengan artinya. 

Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah. Ya Rabb, masukkanlah aku dengan masuk yang benar, dan keluarkanlah aku dengan keluar yang benar, dan jadikanlah bagiku dari sisi-Mu kekuasaan yang terang


Masjid Nabawi dan Raudhah

Selain Makkah, kota yang dicintai Rasulullah semasa beliau hidup adalah Kota Madinah. 

Dari pengalaman umat muslim yang telah mengunjungi Madinah saat umrah atau haji, di Madinah memang terasa damai, tenang dan nyaman.


Kota tempat hijrahnya Rasulullah SAW dan membangun sebuah masjid yang disebut Masjid Nabawi. 

Di dalam Masjid Nabawi ini terdapat satu tempat yang mustajab untuk berdoa dan berdzikir yang biasa disebut dengan Raudhah.

Raudhah adalah nama suatu tempat di dalam Masjid Nabawi yang letaknya ditandai oleh tiang-tiang putih, yaitu antara rumah (sekarang menjadi kuburan Rasulullah Saw) sampai mimbarnya.

 Rasulullah bersabda:

 “Antara rumahku dan mimbarku adalah Raudhah (taman) di antara taman taman surga.” (HR. Imam Khamsah)

Adab Memasuki area Raudhah

  1. Berdoa 

Doa masuk Masjid Nabawi dan Raudhah adalah "Bismillah wa'alaa millati rasulillahi. Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj'al lii min ladunka sulthaana nashiiraa."

Raudhah merupakan salah satu tempat yang maqbul untuk berdoa. Untuk itu sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa ketika mengunjungi masjid Nabawi ini. 

2. Salat Sunnah
Ketika masuk ke Raudhah jamaah dapat melaksanakan beberapa rangkaian salat sunnah. Seperti salat sunnah tahiyatul masjid, salat hajat hingga salat dhuha.


3. Berdoa Sesuai Keinginan
Menjadi salah satu tempat yang mustajab, para jemaah bisa memanjatkan keinginan dengan berdoa di sini. Meskipun ini makam Rasulullah SAW, tetapkan niat dan memohon kepada Allah SWT.

Menurut ustadzah Habibah bahwa Doa di dalam raudhah tidak perlu bahasa Arab. Panjatkan saja doa dengan bahasa Indonesia supaya lebih paham.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved