Berita Sriwijaya FC

Ferry Rotinsulu Tagih Utang Gaji Plus DP ke Manajemen Sriwijaya FC: Katanya Mau Bayar, Tapi Gak Ada

 Ferry Rotinsulu legenda Sriwijaya FC yang kini menjadi pelatih kiper di tim berjuluk Elang Andalas itu menagih utang gaji plus dp ke manajemen. 

Penulis: Angga Azka | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Handout
TAGIH GAJI -- Ferry Rotinsulu pelatih kiper Sriwijaya FC melalui sosial media menagih janji gaji plus DP ke pihak manajemen Sriwijaya FC. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ferry Rotinsulu legenda Sriwijaya FC yang kini menjadi pelatih kiper di tim berjuluk Elang Andalas itu menagih utang gaji plus dp ke manajemen. 

Diketahui, hingga saat ini manajemen Sriwijaya FC masih belum menepati janjinya untuk membayarkan gaji plus DP yang masih tertunggak. 

Bahkan sebelumnya manajemen menjanjikan pembayaran sisa gaji plus dp akan dilakukan pada bulan April 2025.

Namun hingga memasuki tanggal 30 April manajemen masih belum memberikan kepastiannya. 

Dalam postingan instagram @semua.tentang.sriwijaya, Ferry Rotinsulu mempertanyakan sisa gaji plus DP yang dijanjikan manajemen akan diselesaikan pada bulan April kemarin. 

"Menagih janji  manajemen, katanya mau bayar hak-hak pemain dan official sampai tanggal 30 (April), kenyataannya gak ada sama sekali," ungkap Ferry Rotinsulu, dikutip, Kamis (1/5/2025). 

Baca juga: Curhat di Sosmed, Tomi Darmawan Eks Kapten Sriwijaya FC Tagih Utang Gaji ke Manajemen

Diketahui, Ferry Rotinsulu juga terlibat dalam kepelatihan dan berkontribusi besar dari Sriwijaya FC tahun 2024/2025 yang mengantarkan Elang Andalas bertahan di liga 2.

Manajemen sendiri masih belum membayarkan sisa gaji dan DP, pelatih pemain dan official selama 1-2 bulan, tentu menjadi PR dari manajemen yang belum terselesaikan hingga sekarang. 

Manajemen sendiri masih bungkam dan belum memberikan jawabannya kapan akan dibayarkan  sisa gaji dari para pemain tersebut. 

Ferry juga selaku mantan pemain dan kini menjadi pelatih dari Sriwijaya FC mengingatkan kepada manajemen untuk segera menyelesaikan permasalahan gaji yang belum terselesaikan, agar  ke depannya tidak menjadi masalah. 

Apalagi Sriwijaya FC akan membentuk EPA SFC U-20 yang tentu akan memakan banyak biaya dan operasional. 

Belum lagi permasalahan gaji plus DP pemain lama yang sudah keluar, masih tertunggak 3-4 bulan. 

"Pemain semua sudah berdarah-darah demi tim Sriwijaya FC, hanya dengan pemain seadanya kami semua bisa bawa tim ini lolos dari degadasi. Ini semua karena Coach HS," ucapnya.

Tentu permasalahan ini akan menjadi boom waktu yang seketika akan meledak untuk manajemen Sriwijaya FC, karena permasalahan gaji plus DP yang belum terselesaikan hingga saat ini. 

Para pemain, pelatih dan official sudah terlalu lama bersabar dengan keadaan manajemen yang belum membayarkan gaji plus DPnya kini kompetisi sudah selesai, dan kewajiban dari pelatih, pemain dan official sudah selesai. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved