Berita Viral

"Tolong Hentikan!", Dedi Mulyadi Beri Peringatan ke SMK di Bekasi Study Tour Rp6 Juta ke Bali

Informasi adanya sekolah di Jabar yang masih ingin melakukan study tour itu didapatkan dari curahan hati seorang ibu sekaligus wali siswa di Bekasi.

Editor: Weni Wahyuny
Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
SMK BEKASI STUDY TOUR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ungkap kekecewaan ke SMK di Bekasi yang masih gelar study tour dengan biaya Rp5-6 juta. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, dibuat kecewa dengan adanya kabar SMK di Bekasi masih akan melakukan kegiatan study tour, padahal sudah ada larangan sebelumnya.

Ia bahkan tak segan untuk menindak tegas sekolah tersebut jika masih melakukan kegiatan yang diduga memakan biaya Rp5-6 juta tersebut.

Informasi adanya sekolah di Jabar yang masih ingin melakukan study tour itu didapatkan dari curahan hati seorang ibu sekaligus wali siswa di Bekasi.

"Ini saya lagi di Bekasi nih, ini ada salah satu warga yang mengadu. SMK mana ?," tanya Dedi Mulyadi dikutip dari unggahan media sosialnya, Kamis (24/5/2025). 

"SMK Karya Pembaruan," ucap seorang ibu-ibu berbaju merah marun.

Wanita ini kemudian menjelaskan panjang lebar terkait masalah yang dialaminya. 

"Kami tetap melakukan perjalanan (study tour) ke Bali. Bagaimana dengan program bapak yang melarang study tour?," 

Kemudian Dedi mencoba bertanya berapa biaya yang dikeluarkan orang tua untuk study tour ke Bali tersebut. 

Wanita itu pun menjelaskan secara detil. 

Baca juga: Curhat Ibu di Bekasi Biaya "Study Tour" Anak Ke Bali Dipatok Rp6 Juta, Dedi Mulyadi Tindak Tegas

Seperti pembayaran iuran selama tiga tahun Rp 150.000, SPP Rp 300.000, plus pembayaran akhir tahun. 

"Total estimasi biaya ke Bali itu kalau gak salah Rp 5-6 Juta pak," kata si wanita itu. 

Mendengar hal ini, Dedi Mulyadi melalui videonya berpesan untuk SMK Pembaharuan Bekasi. 

"Buat SMK Karya pembaharuan, warung satu Bekasi, tolong hentikan rencana ke Bali," tegas Kang Dedi Mulyadi (KDM). 

"Kewenangan dari izin yayasan tersebut ada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat," imbuhnya.
Dia mengaku tidak akan segan untuk mengeluarkan tindakan bagi sekolah yang melanggar larangan study tour Gubernur Jabar. 

"Kami tidak segan untuk mengambil tindakan yang nyata bagi sekolah tersebut apabila terus memaksakan," tegas Dedi. 

Halaman
12
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved