Guru Aniaya Kepala Sekolah di Bengkulu

Sakit Hati Dimutasi, Guru Tabrak hingga Aniaya Kepala Sekolah di Bengkulu

Secara mendadak ia ditabrak oleh sepeda motor tanpa pengemudi atau tanpa pengendara dari arah sebelah kiri.

Tayang:
Editor: Weni Wahyuny
Dok Polisi/Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
GURU ANIAYA KEPSEK - (kanan) Foto M Yani, kepsek korban penganiayaan oleh oknum guru di Kepahiang, Provinsi Bengkulu berinisial RL (kiri), Jumat (25/04/2025). Diduga penganiayaan dilakukan karena sakit hati dimutasi. 

Pelaku mengaku mendengar ucapan dari pelaku yang berencana melakukan mutasi atau memindahkan pelaku ke tempat tugas lain.

"Sementara ini, itu motif pelaku ke petugas kita. Tapi masih kita dalami," ungkap AKP Denyfita.

Sosok Pelaku

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Hartono mengungkapkan ini bukan lah kali RL membuat masalah.

RL tidak hanya berselisih dengan kepala sekolah yang sekarang, tetapi juga pernah bermasalah dengan kepala sekolah sebelumnya.

"Keluhan terhadap oknum guru ini bukan hanya dari kepsek sekarang, tapi kepsek sebelum-sebelumnya juga ada," ungkap Hartono.

Hartono mengaku menyayangkan terjadinya penganiayaan dalam lingkungan pendidikan.

Menurutnya, selama masalah masih berkaitan dengan urusan internal guru atau kepala sekolah, seharusnya bisa diselesaikan secara baik-baik.

"Tapi kalau sudah penganiayaan seperti ini, ya saya rasa masuk ranah aparat penegak hukum saja," ujar Hartono kepada TribunBengkulu.com, Rabu (23/4/2025).

Artikel ini telah tayang di Tribun Bengkulu dengan judul Oknum Guru Aniaya Kepsek di Kepahiang

Baca berita lainnya di Google News

Bergabung dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved