Berita Musi Rawas

Petani Sumringah Panen Maksimal, 1 Hektar Sawah di Air Satan Musi Rawas Hasilkan 11,136 Ton Gabah

Panen maksimal dirasakan oleh petani padi di Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Hal itu membuat petani bahagia. 

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
SRIPOKU/EKO MUSTIAWAN
PANEN -- Lahan persawahan petani di Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas yang siap panen. Panen di bulan April 2025 ini dinilai maksimal sehingga petani di Musi Rawas bisa menghasilkan 11,136 Ton gabah dari 1 hektar sawah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Panen maksimal dirasakan oleh petani padi di Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Hal itu membuat petani bahagia. 

Berdasarkan perhitungan ubinan yang dilakukan oleh petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dalam 1 hektar sawah di Desa Air Satan mampu menghasilkan 11,136 ton gabah kering.

Petugas PPL Desa Air Satan, Lela Yeyeni mengatakan, luas lahan pertanian di Desa Air Satan sendiri, mencapai 418 Ha, namun hanya 360 Ha lahan saja yang ditanami padi.

Sedangkan selebihnya, ditanami palawija seperti jagung dan sayuran. 

"Di Desa ini tidak semua lahan pertanian di tanami padi, tapi ada juga yang ditanami jagung dan sayuran," kata Lela, Jumat (11/4/2025). 

Hal itu dikarenakan  ada kendala di air.

Sehingga sebagian lahan persawahan tidak memungkinkan untuk ditanami padi, maka dialihkan menjadi kebun palawija. 

"Kendalanya air kurang lancar, sehingga tidak bisa ditanami padi. Tapi kami akan mengupayakan yang 360 Ha ini tetap di tanam padi," tegasnya.

Lela juga mengatakan, bahwa hasil panen padi milik petani di Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti tahun ini cukup maksimal hasilnya. 

"Alhamdulillah, tahun ini panen petani padi di Desa Air Satan bagus dan hasilnya juga maksimal," katanya. 

Bahkan sambung Lela, setelah dilakukan penghitungan ubinan atau produktivitas, hasilnya mencapai 6,9 Kg untuk tanaman padi dengan luas dan panjang 2,5 meter.

"Atau kalau dikonversikan produktivitas padi sawah di Desa Air Satan ini mencapai 11,136 ton gabah kering panen per hektarnya," ucapnya.

"Ke depan tentunya perlu ada upaya peningkatan agar hasil ubinan mencapai  7 Kg hingga 8 Kg," imbuhnya. 

Ditambahkan Lela, untuk di Desa Air Satan sendiri ada berbagai jenis varietas padi yang ditanam oleh petani, seperti Ciherang, kemudian Inpari 47, AGT, Bioni 63 dan Cakra Buana.

"Kami merekomendasikan benih itu sesuai dengan kontur tanahnya, jadi tidak semua petani kami rekomendasikan benih yang sama, maka ada banyak jenis padi di Desa Air Satan ini," tegasnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved