Seputar Islam

Materi Khutbah Jumat Terakhir Bulan Ramadhan 1446H/2025, Penuh Haru dan Khidmat, Tersedia PDF

Berikut adalah contoh Materi Khutbah Jumat Terakhir Ramadhan 1446H/2025 yang penuh haru dan khidmat untuk Jamaah Sholat Jumat. Tersedia juga dalam for

Tayang:
Tribunsumsel.com
GAMBAR MASJID PUTIH - Inilah Materi Khutbah Jumat Terakhir Bulan Ramadhan 1446H/2025, Penuh Haru dan Khidmat, Tersedia PDF. 

Amalan lain yang selalu dilakukan oleh Rasulullah pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan adalah i'tikaf. Kisah ini diceritakan oleh Sayyidatina Aisyah radliyallahu anha, istri beliau:     

  أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، كَانَ يَعْتَكِفُ العَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ      

Artinya: Sesungguhnya Nabi Muhammad saw i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau dipanggil oleh Allah subhanahu wa ta’ala kemudian istri-istri beliau i'tikaf setelah beliau kembali ke rahmatullah (HR Bukhari).   

Hadirin Hafidhakumullah. 

Hadits di atas menunjukkan bahwa i'tikaf merupakan perkerjaan penting sehingga Rasulullah melaksanakan tidak hanya beberapa hari saja di sepuluh akhir bulan Ramadhan.    

Tidak juga hanya melaksanakan pada salah satu Ramadhan, namun setiap sepuluh akhir Ramadhan sampai beliau meninggalkankan dunia. Kita patut mencontoh sunnah Nabi yang seperti ini. Dalam kitab Al-Majmu’ syarah Al-Muhadzab disebutkan:     

 قَالَ الشَّافِعِيُّ وَالْأَصْحَابُ وَمَنْ أَرَادَ الِاقْتِدَاءَ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي اعتكاف الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ       

Artinya: Kata Imam As-Syafi’i dan murid-muridnya, "Barangsiapa yang ingin mengikuti Nabi saw dalam menjalankan I’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan   

 فَيَنْبَغِي أَنْ يَدْخُلَ الْمَسْجِدَ قَبْلَ غُرُوبِ الشَّمْسِ لَيْلَةَ الْحَادِي وَالْعِشْرِينَ منه       
Artinya: Maka hendaknya ia masuk masjid pada tanggal 20 Ramadhan sore hari sebelum memasuki malamnya tanggal 21.    

Hal ini penting dilakukan supaya apa? Supaya tidak terlewatkan sedikitpun waktu untuk i’tikaf.       

Kemudian kapan selesai i’tikafnya? Kalau ingin secara total mengikuti Rasul seratus persen dalam hal ini, Imam Nawawi mengatakan,  keluarnya setelah melewati maghrib malam hari raya Idul Fitri. Baik hitungan bulannya penuh 30 hari atau pun hanya 29 hari.  

Namun yang paling utama adalah tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat Id sekalian.    

Sebagaimana kita ketahui bahwa I’tikaf hukumnya adalah sunnah, namun I’tikaf pada sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadhan hukumnya lebih sunnah atau sunnah muakkadah, sunnah yang sangat kuat (An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzab, juz 6, halaman 375).   

Hadirin hafidzkumullah. Pada bulan Ramadhan juga disebutkan sebagai bulan Al-Quran.      

 شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ     

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved