Willie Salim Dilaporkan ke Polisi

Marahnya Anwar Fuady Soal Konten Rendang 200 KG Willie Salim Hilang di Palembang, Minta "Take Down"

Aktor senior asal Palembang, Anwar Fuady yang ikut geram dengan polemik konten Willie Salim masak rendang 200 Kg berujung hilang di Benteng Kuto Besak

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Tiktok/williesalim/hitamids
KRITIK KONTEN WILLIE SALIM - (Kiri) Aktor senior asal Palembang, Anwar Fuady yang ikut geram dengan polemik konten Willie Salim masak rendang 200 Kg berujung hilang di Benteng Kuto Besak Palembang, (kanan) Konten Willie Salim Masak Daging di BKB Palembang, Kamis, (20/3/2025). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Buntut konten Willie Salim masak rendang 200 kg yang hilang di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang berakhir heboh kini semakin mendapat reaksi tajam dari publik.

Salah satunya, dari aktor senior asal Palembang, Anwar Fuady yang ikut geram dengan polemik konten Willie Salim masak rendang 200 Kg berujung hilang di Benteng Kuto Besak, Palembang tersebut.

Konten yang dibagikan pada Kamis, (20/3/2025) itu justru menimbulkan kegaduhan hingga membuat nama Palembang tercoreng.

Baca juga: Willie Salim Temui Helmy Yahya Minta Maaf Soal Konten Rendang 200 Kg: Nasi Sudah jadi Bubur

Sebelumnya, Willie Salim mengaku daging 200 kg yang dimasaknya mendadak hilang tanpa tersisa, saat ditinggalnya 15 menit.

Padahal niatnya, daging tersebut dibagi untuk berbuka bersama.

Terkait kejadian ini, Anwar Fuady meminta agar Willie Salim segera take down konten rendang tersebut.

Bahkan, Anwar Fuady mengecam perbuatan Willie Salim jika memang terbukti konten tersebut hanya settingan semata.

Ia pun meminta Willie Salim untuk meminta maaf secara tulus karena telah membuat nama baik kota Palembang menjadi buruk.

Anwar Fuady meminta agar Willie Salim segera take down konten rendang tersebut.

Bahkan, Anwar Fuady mengecam perbuatan Willie Salim jika memang terbukti konten tersebut hanya settingan semata.

"Konten-konten acara itu di-take down, ingat! konten ditake down, dan satu lagi kalau memang acara ini sengaja disetting untuk keperluan bisnis dan lain-lain," ujar Anwar Fuady dengan nada suara tinggi, dilansir dari Tiktok @hitamids, Senin, (24/3/2025).

Baca juga: Penghasilan Willie Salim yang Viral Kehilangan Rendang 200 Kg di Palembang, Fantastis

Anwar Fuady juga menyoroti video permintaan maaf Willie Salim yang dinilai tak tulus hanya sekedar basa-basi.

Ia berpesan agar sang konten kreator  tersebut juga meminta maaf kepada seluruh warga Sumatera Selatan, termasuk dirinya sebagai Putra Daerah Sumsel.

"Saya minta Willie Salim meminta maaf secara tulus ikhlas bukan basa-basi yang divideo itu, itu basa basi aja, 

Tulus minta maaf kepada warga kota Palembang, bukan hanya kota Palembang tetapi juga seluruh warga Sumatera Selatan, termasuk saya, karena saya putera daerah," tegas Anwar Fuady,

Selain itu, Anwar Fuady juga berpesan kedepannya Willie Salim tidak mengulangi kejadian serupa di daerah-daerah lain.

"Jangan lakukan ini dikota-kota lain, biarlah Palembang aja jadi korban," tandasnya.

Willie Salim Resmi Dilaporkan

Sementara itu, Tiktoker Willie Salim resmi dilaporkan kantor hukum Ryan Gumay Lawfirm ke Polda Sumatera Selatan, buntut konten daging sapi 200 kg yang disebut hilang saat dimasak di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.

Adapun alasan Muhammad Gustryan melaporkan Willie Salim karena kontennya telah membuat gaduh serta merusak citra serta nama baik warga Palembang

Selain itu, laporan tersebut dibuat agar ada efek jera dan pelajar bagi kreator lain yang sengaja membuat konten tanpa mempertimbangkan konsekuensi hukum dan dampak sosial yang ditimbulkan.

Laporan tersebut dibuat oleh Muhammad Gustryan dari Kantor hukum Ryan Gumay Lawfirm pada Sabtu (22/3/2025) malam. 

Sebagai warga Palembang, Gustryan mengaku tidak terima dengan konten itu hingga akhirnya terpaksa melapor hal ini ke Polda Sumsel.

"Benar tadi malam, kita mendatangi Polda Sumsel. Untuk melaporkan pengaduan masyarakat Dan terkait peristiwa gaduh ini, laporan kita  sudah diterima dengan NO LP LAP-20250322-3F227 Sabtu (22/3/2025)," ungkapnya.  

WILLY SALIM DILAPORKAN -- Ryan Gumay Lawfirm melaporkan konten kreator Willie Salim ke Polda Sumsel, Sabtu (23/3/2025). Willie Salim dilaporkan dengan pasal Pelanggaran UU ITE pasca viral masak rendang 200 kg yang hilang.
WILLY SALIM DILAPORKAN -- Ryan Gumay Lawfirm melaporkan konten kreator Willie Salim ke Polda Sumsel, Sabtu (23/3/2025). Willie Salim dilaporkan dengan pasal Pelanggaran UU ITE pasca viral masak rendang 200 kg yang hilang. (SRIPOKU/ANDYKA WIJAYA/Tiktok/williesalim)

kedatangannya bersama tim ke Polda Sumsel menegaskan upaya langkah hukum terhadap Willie Salim

"Kami melengkapi pengaduan (laporan ini-red), dengan beberapa alat bukti yang sudah kami serahkan ke Subdit Cyber Crime Polda Sumsel yang juga telah direspon melalui akun Banpol Sumsel," beber Ryan. 

Kendati begitu, Ryan berharap dengan adanya laporan informasi ini melalui Dumas Polda Sumsel, penyidik bergerak cepat untuk menindaklanjuti laporan tersebut dan akan segera masukan LP model B.

"Kami berharap laporan segera ditindaklanjuti dan terkait laporan ini akan kami kawal hingga yang bersangkutan mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum, kami juga akan segera membuat laporan polisi model B,"tegasnya.

Adapun terkait laproannya, mengarah memenuhi unsur potensi tindak Pidana pasal 28 Ayat 2 dan 3 Jo Pasal 45 Ayat 1, 2 dan 3 Jo Pasal 27 Ayat 1 dan 3 tentang UU ITE . 

Sebelumnya, Willie Salim mengaku daging 200 kg yang dimasaknya mendadak hilang tanpa tersisa, saat ditinggalnya 15 menit.

Padahal niatnya daging tersebut dibagi untuk berbuka bersama.

Setelah viralnya kejadian tersebut, kini muncul salah satu warga Palembang yang mengaku mengambil daging rendang karena dibiarkan mengambil sendiri saat ditinggal Willie Salim ke Mobil.

Willie Salim Minta Maaf

Usai viralnya kejadian tersebut, Tiktoker Willie Salim akhirnya muncul dan minta maaf terkait dengan konten daging rendang 200 kg disebutnya hilang saat dimasak di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (22/3/2025).

"Saya minta maaf sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian rendang yang viral ini. Banyak narasi yang tak enak bagi warga Palembang," katanya melalui Instagram @willie27_.

Ia mengatakan ini bukan salah warga Palembang dan mengakui ini kesalahan dirinya karena kurangnya persiapan.

"Mohon maaf karena ini pertama kali saya masak untuk orang sebanyak itu. Dan bayanganku bisa buka bersama dengan ribuan warga kota Palembang, sudah lebih dari cukup," ungkapnya.

Ia menegaskan tidak ada rasa kecewa dengan hilangnya daging rendang tersebut.

Malah ia senang melihat antusias warga, karena pada akhirnya rendang itu dimasak memang untuk dibagikan ke warga.

"Jujur aku hanya kaget melihat antusias warga yang luar biasa," ujarnya.

Willie mengatakan ini adalah pelajaran bagi dirinya.

Ia pula mengklaim tak merekayasa daging rendang yang diserbu warga itu.

"Aku hanya tidak menyangka itu akan terjadi dan itu adalah kebodohanku. Mohon jangan salahkan warga Palembang," kata Willie.

Ia berujar, jika dirinya masak lebih awal dengan persiapan yang lebih matang dan rapi, hal tersebut tidak akan terjadi.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya," tutupnya.

Dalam video itu pula, Willie menyelipkan video warga tengah mengambil rendang di kuali besar tersebut.

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved