OPINI

Kenapa Selai Bisa Kental? Jawabannya Ada di Pektin!

Nah, rahasia di balik kekentalan dan kelezatan selai ini adalah pektin, senyawa alami yang berperan penting dalam dunia pangan.

Editor: Sri Hidayatun
dokumentasi
Rahasia di balik kekentalan dan kelezatan selai ini adalah pektin, senyawa alami yang berperan penting dalam dunia pangan. 

TRIBUNSUMSEL.COM- Saat menikmati roti dengan selai favorit, kita sering kali hanya fokus pada rasanya yang
manis dan teksturnya yang lembut tanpa menyadari apa yang membuatnya begitu sempurna.

Jika selai terlalu cair, tentu akan sulit untuk dioleskan dan kurang nikmat saat disantap.

Nah, rahasia di balik kekentalan dan kelezatan selai ini adalah pektin, senyawa alami yang berperan penting dalam dunia pangan.

Tapi, bagaimana pektin bekerja dan mengapa ia begitu penting? Mari kita telusuri lebih dalam!

Apa Itu Pektin?

Pektin adalah salah satu jenis hidrokolid, yaitu senyawa polisakarida alami yang larut dalam air dan merupakan asam-asam pektinat yang mengandung gugus-gusus metoksil.

Pektin dapat ditemukan dalam dinding sel tanaman terutama dalam buah-buahan seperti apel, jeruk, dan
lainnya.

Fungsi utamanya sebagai bahan pengental dan pembentuk gel.

Berkat pektin, tekstur selai menjadi lebih padat dan tidak mudah berair sehingga lebih mudah dioleskan ketika dimakan.

Bagaimana Pektin Bekerja?

Pektin akan menggumpal dan membentuk serabut halus yang dapat menahan cairan yang ditentukan oleh banyakya penambahan pektin.

Jika semakin tinggi penambahan pektin yang ditambahkan, maka semakin kuat gel pada selai tersebut.

Dalam proses pembuatan selai, pektin dengan gula dan asam akan membentuk jaringan-jaringan yang memerangkap air dan memberikan tekstur kental pada selai Pektin membentuk gel melalui proses yang disebut gelasi, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu :

1. Konsentrasi Pektin

Konsentrasi pektin yang tinggi akan akan meningkatkan daya oles selai, namun konsentasi pektin yang terlalu tinggi akan menyebabkan gel semakin keras sehingga akan sulit untuk dioles.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved