Berita Viral

'Pulang ya Kak', Tangis Ibu Fidya Kamalinda Eks Atlet Taekwondo yang Kabur 10 Tahun, Duga Ditekan

Ibunda Fidya Kamalinda, Khodijah tak kuasa membendung tangisnya berharap putrinya kembali ke pangkuannya, duga sang anak dibawah tekanan

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Youtube TVOneNews
ATLET TAEKWONDO KABUR. Ibunda Fidya Kamalinda, Khodijah tak kuasa membendung tangisnya berharap putrinya kembali ke pangkuannya, duga sang anak dibawah tekanan 

TRIBUNSUMSEL.COM- Ibunda Fidya Kamalinda, Khodijah tak kuasa membendung tangisnya berharap putrinya kembali ke pangkuannya.

Sejak dilaporkan 2016, Fidya atlet Taekwondo asal Bandung itu memutuskan kabur dari rumah karena tak tahan diduga disiksa ayahnya.

Khodijah sendiri menyayangkan pernyataan Fidya yang mengaku disiksa ayahnya.

Baca juga: Awal Mula Fidya Kamalinda, Atlet Taekwondo Kabur usai Disiksa Ayah hingga Dilaporkan Hilang 10 Tahun

Menurutnya, sang suami selalu memberikan yang terbaik untuk putrinya. 

"Bisa ditanyakan teman-temannya, soalnya setiap latihan bapaknya yang anter, tidak sesuai dengan apa yang dibicarakan (Fidya)," ujar Khodijah dilansir dari tayangan TVOne news, Jumat (14/3/2025).

Perihal isu orang tua tak menerima anak Fidya, Khodijah membantahnya dengan tegas.

Khodijah mengaku justru senang jika tahu Fidya sudah punya anak.

"Kalau punya anak pasti diterima. Saya enggak tahu dia punya anak atau belum, kalau memang punya anak alhamdulillah kita terima aja," imbuh Khodijah.

Karenanya, Khodijah kini berharap Fidya bisa pulang ke rumah dan kembali rukun dengan orang tua.

Khodijah menduga jika putrinya itu sedang berada di bawah tekanan.

"Saya harap kakak pulang ya kak, mama udah kangen, udah rindu. Apapun kakak yang bicarakan, mama tidak akan bicarakan apa-apa. Mama lebih tahu bahwa kakak ada tekanan. Mama tahu persis siapa anak siapa. Saya tahu persis, cuma itu yang saya bisa sampaikan, kakak pulang ya kak," pinta Khodijah.

Baca juga: Sakit Hatinya Fidya Kamalinda Dipaksa Orang tua Pisah dengan Anaknya usia 3 Tahun, Bantah Menghilang

Di sisi lain, Hindarto sang ayah tampak menahan amarahnya sampai istighfar dituduh menyiksa putrinya sendiri.

Diakui Hindarto, semua hal yang ia lakukan kepada Fidya bertujuan untuk mendidik sang putri.

"Mungkin umpama benar pun, kan didik anak. Enggak sampai sesadis itu. Astaghfirullah, hanya mendidik," ujar Hindarto.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved