Seputar Islam

Hadits Belajar Membaca Alquran Mendapat Pahala Dua Kali Lipat dan Anjuran Membaca Terjemahan Alquran

Kita membaca Alquran belum mendapat hikmahnya, bila hanya sekedar membaca. Kita harus paham dan melaksanakan atau mempraktikkannya

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
HADITS BELAJAR ALQURAN -- Ilustrasi tentang bunyi hadits belajar membaca Alquran mendapat pahala dua kali lipat dan anjuran membaca terjemahan Alquran. 

TRIBUNUSUMSEL.COM -- Tidak ada kata yan terlambat dalam belajar membaca Alquran. Bahkan Allah menjanjikan pahala berlipat bagi yang mau belajar Alquran serta mengamalkannya.

Berikut haditsnya diriwayatkan Bukhari Muslim

Rasulullah Bersabda:

ย ูˆูŽุงูŒู„ูŽุฐููŠ ูŠูŽู‚ูุฑุงูŒ ุงู„ู‚ูุฑุงู†ูŽ ูˆูŽูŠูŽุชูŽุชูŽุนุชูŽุนู ูููŠู‡ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู‡ู ุดูŽุงู‚ูŒ ู„ูŽู‡ ุงูŽุฌูŽุฑุงู† ยป ู…ุชูู‚ูŒ ุนู„ูŠู‡

Artinya
Rasulullah bersabda, โ€œDan orang yang membaca Al-Qurโ€™an, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya, maka ia akan mendapatkan dua pahala.โ€ (HR. Bukhari Muslim);

Hadits ini menjelaskan bahwa orang yang baru belajar Alquran dan mengucapkannya dengan terbata-bata pun, insya Allah mendapat kebaikan dan pahala bahkan dilipatgandakan atau dua kali lipat.

Dilengkapi dengan membaca Terjemahan Alquran

Jangan pernah malu atau ragu untuk membuka mushaf dan melantunkan ayat-ayat suci-Nya. Allah tidak melihat seberapa lancar bacaanmu, tapi seberapa besar usahamu untuk mendekat kepada-Nya dan mengamalkannya.

Hal ini diungkapkan Ustadz Sukardi S.Th.I, fasilitator Paham Quran kepada Tribun.
Menurutnya penting untuk belajar membaca Alquran dengan tulisan Arabnya. Biasanya ini dilakukan sejak usia dini, lewat TK/TPA dibantu para ustadz ustadzah.

Lebih penting lagi adalah selain mengenal huruf Arab, juga sedari dini anak-anak dibiasakan membaca terjemahan Alquran agar tau makna ayat yang dibaca.

Bagi orang yang sudah dewasa tapi kurang bisa membaca Alquran dengan huruf Arabnya, tidak menjadi penghalang untuk tidak membaca Alquran. Kita bisa baca Alquran dengan Arab latinnya serta membaca terjemahannya.ย 

Perlu diingat, katanya, membaca Alquran tidak cukup membacanya, tapi sangat penting untuk memahami apa yang dibaca kemudian mengamalkan atau melaksanakan apa yang dibaca.

"Ibarat kita membaca resep makanan. Kita belum merasakan enaknya kalau kita belum mempraktikkan memasak dan menyantapnya. Oh ternyata memang resepnya ketika dibuat enak rasanya," kata Sukardi.

ย Demikian juga dengan membaca Alquran yang merupakan pedoman hidup manusia. "Kita membaca Alquran belum mendapat hikmahnya, bila hanya sekedar membaca. Kita harus paham dan melaksanakan atau mempraktikkannya," jelas Sukardi.

"Jadi bagi kita orang Indonesia, lebih baik mengaji kemudian dilengkapi dengan membaca terjemahan, agar paham apa yang dibaca," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved