Berita Palembang
Tanpa Listrik & PDAM, Ternyata Masih Ada Keluarga Tinggal di Eks Panti Sosial PSRAN KM 4,5 Palembang
Dalam kondisi tak terawat, ternyata ada warga yang bertahan tinggal di bangunan eks Panti Sosial Rehabilitasi Anak Nusantara (PSRAN) KM 4,5 Palembang
Penulis: Mat Bodok | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kondisi memprihatinkan bangunan eks Panti Sosial Rehabilitasi Anak Nusantara (PSRAN) di Jalan Sosial KM 4,5 Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (7/3/2025).
Sudah dalam kondisi tak terawat bahkan dipenuhi semak belukar, ternyata tempat ini masih dihuni oleh keluarga yang memilih bertahan tinggal karena tak memiliki biaya tinggal di tempat lain.
Dari pantauan di lapangan, di sekeliling bangunan yang berwarna putih dengan atap bangunan jenis multiroof itu, tampak semak belukar yang baru saja ditebang dan dibersihkan oleh pihak dinas dari Provinsi Sumsel.
Sedangkan beberapa lokal bangunan gedung eks Panti Sosial tadi, bagian pintu dan jendela sudah banyak yang rusak dan hilang.
Sama halnya dengan plafon dan atap genteng sudah banyak yang jebol, rusak karena buruk.
Aliran listrik dan air PDAM sudah terputus, tidak ada fasilitas lagi.
Sehingga apabila malam hari lokasi beberapa banguan eks Panti Sosial ini gelap gulita, dan kerap kali di sebuah bangunan tersebut dijadikan tempat kumpul remaja.
Iwan salah satu penghuni di salah satu ruangan di Panti Sosial yang masih tetap bertahan bersama keluarga, mengatakan bahwa pihak keluarganya tetap bertahan di sini karena tidak ada tempat lagi.
"Saya dulu tukang masak di Panti Sosial PSRAN ini. Semenjak Panti ini bubar di waktu Corona jadi, Panti seperti ini tidak ada perawatan lagi," kata Iwan kalau dirinya, terus melakukan pembersihan ala kadarnya hanya di lingkungan tempat tinggalnya saja.
Masih kata Iwan, semenjak Panti Asuhan Psran bubar dan bangunan ini sempat ditempati oleh Dinas Satpol PP Kota Palembang, tapi tidak lama dan pindah lagi.
"Waktu dijadikan kantor sementara Satpol PP Kota Palembang, lokasi ini sempat bersih dan hidup. Tapi sayangnya tidak lama hanya berjalan kurang lebih 2 tahun dan pindah," ujar Iwan yang untuk memenuhi kebutuhan air bersih terpaksa menadah air hujan untuk keperluan masak dan mandi.
Sementara itu, Lurah Sukabangun Hendrik Buditama SPd MSi, mengakui bahwa bangunan yang tertinggal dan memprihatinkan tersebut masih wilayah Kelurahan Sukabangun.
Namun, bukan milik Pemerintah Kota Palembang, melainkan milik Pemerintah Provinsi Sumsel.
Kendati demikian, pihaknya akan berusaha menjadikan eks gedung bangunan Panti Sosial Psran akan diusulkan menjadi rumah singgah bagi keluarga pasien yang berobat di Rumah Sakit (RS) Siti Fatimah, RS Mata, dan RS Paru.
"Bangunan ini milik Provinsi Sumsel, tapi di area wilayah Kelurahan Sukabangun. Tidak salahnya kalau bangunan ini dialihkan untuk rumah singgah," tutup Hendrik dari pada terbengkalai.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Momen Haru Rafael Bocah 10 Tahun Nangis Sambil Peluk 'Arjuna' Sapi Kurban Presiden Prabowo |
|
|---|
| Sambut Iduladha 2026, PT RMK Energy Tbk Salurkan 21 Hewan Kurban ke 18 Titik Operasional |
|
|---|
| Pedagang Pecel Lele di Palembang Luka Parah Usai Diserang Sekelompok Remaja di Jalan Merdeka |
|
|---|
| Jalani Bisnis Narkoba, 2 IRT di Cengal OKI Ditangkap Saat Jual 170 Butir Ekstasi ke Polisi Menyamar |
|
|---|
| Jelang Iduladha 1447 H, Pertamina Gandeng Aparat Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sumbagsel Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kondisi-Miris-Eks-Bangunann-Panti-Sosial-PSRAN-KM45-Palembang.jpg)