Ramadan 2025

Arti Allahumma Taqabbal Minni Shauma Yaumin, Doa Setelah Shalat Agar Puasa Hari ini Diterima Allah

doa Allahumma taqabbal minni shauma yaumin Allahumma taqabbal minni sholatan Allahumma taqabbal minni hasanatan Innama yataqabbalallaahu minal muttaqi

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Tribunsumsel.com
DOA PUASA -- Ilustrasi bacaan doa agar puasa hari ini diterima Allah SWT. 

TRIBUNSUMSEL.COM --  Berikut bacaan doa mohon agar puasa hari ini diterima Allah SWT. Dapat dibacakan ketika selesai melaksanakan sholat fardhu

Allahumma taqabbal minni shauma yaumin Allahumma taqabbal minni sholatan Allahumma taqabbal minni hasanatan Innama yataqabbalallaahu minal muttaqin

Artinya :


"Ya Allah, terimalah dariku puasa hari ini. Ya Allah, terimalah shalat dariku. Ya Allah, terimalah kebaikan-kebaikan dariku. Sesungguhnya Allah hanya menerima dari orang-orang yang bertakwa."

 

Doa umum lainnya yang dapat kita panjatkan agar segala amal ibadah kita diterima, terutama amal ibadah sholat dan puasa.

 

"Allahumma rabbana taqabbal minna shalatana wa shiyamana wa ruku’ana wa sujudana wa qu’udana wa tadharru’ana wa takhasysyu’ana wa ta’abbudana wa tammim taqshirana ya Allah ya rabbal alamin".

Artinya:

“Ya Allah, terimalah shalat kami, puasa kami, rukuk kami, sujud kami, duduk rebah kami, kerendahdirian kami, kekhusyukan kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama kami menunaikan sholat Ya Allah, Tuhan seru sekalian alam".

 

Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, diriwayatkan Hadits Riwayat Bukhari.

 

« كل عمل ابن آدم له إلا الصوم فإنه لي وأنا أجزي به » [رواه الإمام البخاري في صحيحه ج2 ص226 من حديث أبي هريرة رضي الله عنه].

 

Artinya: : “Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung ”. (HR Bukhari dalam Shahihnya: 7/226 dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu’anhu).

 

Puasa adalah salah satu ibadah yang tujuannya adalah untuk meraih takwa. 

Surat Al Baqarah ayat 183.

 


يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟
 كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 

Ya ayyuhalladzina amanu kutiba 'alaikumus-siyamu kama kutiba 'alallazina ming qablikum la'allakum tattaqun.

 

Artinya:

 

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

 

Takwa itu apa? Berikut lima ciri-ciri orang yang bertakwa sebagaimana yang disebut di dalam Alquran surah Ali Imran ayat 133-134 yang dapat diraih dari melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.


1. Mohon ampun atas kesalahan 

Ciri-ciri orang yang bertakwa, jika mereka cepat-cepat menyadari kesalahan yang diperbuat, lalu beristigfar, memohon ampun kepada Allah.

2. Menafkahkan sebagian harta

Orang yang bertakwa bukan saja mereka yang mengeluarkan zakat sebagai kewajiban atas harta kekayaannya, namun juga mau mengeluarkan sebagian hartanya untuk sedekah.

Dengan demikian, orang-orang yang kikir, pelit dan bakhil bukan termasuk dalam kategori orang-orang yang bertakwa, sebab mereka tidak mau mengeluarkan sebagian hartanya, baik untuk memenuhi kewajiban zakat maupun sedekah.

3. Menahan amarah 

Orang yang bertakwa adalah mereka yang sanggup menguasai diri di kala marah sedang memuncak. Orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang tidak gampang dikuasai oleh amarahnya. Tingkat kesabaran mereka luar biasa, sehingga saat marah ia masih mengalahkan nafsu amarahnya. Dengan demikian, bukan termasuk dalam kategori orang bertakwa jika mereka sering emosi dan suka marah.

4. Memberi maaf

Kesalahan seseorang kepada orang lain adalah merupakan dosa yang berhubungan langsung dengan sesama. Dosa seperti ini baru bisa dimaafkan jika seseorang yang disakiti mau memberikan kata maaf. Namun, jika tidak, maka selamanya dosa itu tidak akan terhapus, bahkan Allah pun tidak akan memberikan pengampunan terhadap dosa tersebut.

5. Mengerjakan kebaikan

Orang-orang yang bertakwa itu selalu melakukan kebaikan. Mereka tidak suka dengan perbuatan kemungkaran yang bisa menimbulkan kemuzaratan. Bukanlah termasuk orang-orang bertakwa jika seseorang itu selalu berbuat kerusakan.

Demikian penjelasan dari artikel ini. Semoga bermanfaat. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Tulisan Arab dan Arti Allahumma Inna NasAluka Ridhoka Wal Jannah Wa Naudzubika Min Sakhotika Wannar 

Baca juga: Arti Ya Tawwab Ya Waasi’al Maghfirah Ya Arhamar Rahimin, Panduan Doa-Dzikir Tarawih dan Witir

Baca juga: Menggosok Gigi yang Membatalkan Puasa Menurut Hadits Berikut Tips Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa

Baca juga: Makna Hadits Bau Mulut Orang yang Berpuasa di Sisi Allah Lebih Harum dari Minyak Misk atau Kasturi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved