Ramadan 2025

Makna Hadits Bau Mulut Orang yang Berpuasa di Sisi Allah Lebih Harum dari Minyak Misk atau Kasturi

Berjuang dan menahan diri berpuasa tidak makan dan tidak minum serta menahan diri dari hawa nafsu, akan berbuah wangi berupa pahala dan ridho Allah

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
MAKNA HADITS -- Ilustrasi Makna Hadits Bau Mulut Orang yang Berpuasa di Sisi Allah Lebih Harum dari Minyak Misk atau Kasturi. 

TRIBUNSUMSEL.COM --  Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ


Arab latin:
La khulufu famisshoimi athyabu 'indallahi ta'ala min riihil miski

Artinya:

Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak misk.” (HR. Bukhari no. 1894 dan Muslim no. 1151)

Hadits ini bermakna kiasan. 

Dikutip dari laman rumaysho.com, Khuluf yang dimaksud dalam hadits adalah berubahnya bau mulut orang yang berpuasa.

Bau mulut orang yang berpuasa sungguh tidak mengenakkan, apa lagi sampai baunya sampai tercium orang lain. 

Namun bau mulut ini di akhirat kelak malah dibalas dengan bau minyak misk, masya Allah menjadi bau yang begitu wangi.

Maknanya adalah:

  1. Sesuatu yang sepertinya menyulitkan, berjuang dan menahan diri berpuasa tidak makan dan tidak minum serta menahan diri dari hawa nafsu, akan berbuah manis dan wangi, berupa pahala dan ridho Allah, Aamin.

  2. Amalan puasa  adalah rahasia antara hamba dengan Allah.  Karena itu rahasia yang ia sembunyikan, maka Allah pun membalasnya dengan menampakkannya dengan bau harum di antara manusia di hari kiamat.

  3. Bekas ketaatan yang berakibat tidak enak bagi jiwa di dunia, bekas seperti itu akan dibalas dengan sesuatu yang menyenangkan pada hari kiamat.

Artinya, bau mulut yang tidak enak akan dibalas dengan bau yang wangi karena hal itu muncul dari amalan ketaatan pada Allah di dunia.

Ibnu Rajab rahimahullah berkata

كُلُّ شَيْءٍ فِي عُرْفِ النَّاسِ فِي الدُّنْيَا إِذَا انْتَسَبَ إِلَى طَاعَتِهِ وَرِضَاهُ فَهُوَ الكَامِلُ فِي الحَقِيْقَةُ

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved