Sedekah Ruwah

Contoh Susunan Acara Sedekah Ruwah Jelang Ramadhan 2025, Simpel dan Mudah Dipahami

Pertama-tama, MC akan membuka acara ruwahan dengan mengucap salam dan membaca hamdalah, kemudian mengucap syukur atas rahmat yang diberikan Allah SWT

Tribunsumsel.com
ILUSTRASI MC ACARA - Contoh Susunan Acara Sedekah Ruwah Jelang Ramadhan 2025, Simpel dan Mudah Dipahami 

Agar rohnya dalam keadaan tenang dan diampuni dosa-dosanya.

5. Membaca Doa

Setelah selesai membaca yasin dan tahlil, ustad/ulama kembali memimpin doa yang isinya meminta keselamatan dunia dan akhirat bagai umat islam yang masih hidup, dan meminta tempat yang layak dan tidak disiksa di alam kubur bagi umat muslim yang telah wafat.

Selain itu doa yang diucapkan juga bermaksud memberi tahukan kepada roh masyarakat alam kubur jika Ramadhan akan segera tiba.

Hendaknya ruh mereka juga menyambut bulan itu dengan suka cita.

6. Penutup

Selesai mengucapkan doa, acara akan dipandu kembali oleh MC yang berarti acara ruwahan sampai pada sesi penutup.

Acara ruwahan ditutup dengan bacaan hamdalah oleh para hadirin yang dipimpin oleh MC.

Tak lupa MC juga mengucapkan permintaan maaf jika dalam memandu acara terdapat kesalahan baik yang disengaja atau pun tidak disengaja dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Baru diakhiri dengan mengucapkan salam.

7. Makan Bersama

Acara yang terakhir yaitu makan bersama, keluarga yang menggelar acara Ruwahan menyiapkan berbagai makanan untuk disantap bersama dengan umat muslim lainnya.

Disinilah kegiatan sedekah ruwahan, yaitu memberi makan kepada sesama muslim.

Hal ini merupakan amal yang pahala akan mengalir hingga kita wafat.

_________

Susunan Doa Tahlil Sedekah Ruwah

1. Surat Al-Ikhlas (3 kali).

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ. اَللهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ. وَلَمْ يَكٌنْ لَهُ كُفُوًا اَحَدٌ

Artinya; “Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Katakanlah, ‘Dialah yang maha esa. Allah adalah tuhan tempat bergantung oleh segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya.’” (3 kali).

2. Tahlil dan Takbir.

لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved