Sedekah Ruwah

Contoh Susunan Acara Sedekah Ruwah di Bulan Syaban 1446H/2025, Simpel dan Mudah Dipahami

Contoh Susunan Acara Sedekah Ruwah: 1. Pembukaan, Acara ruwahan akan dipandu oleh MC yang akan mengatur jalannya acara. Pertama-tama, MC akan membuk

Tribunsumsel.com
ILUSTRASI GAMBAR RUWAHAN - Contoh Susunan Acara Sedekah Ruwah di Bulan Syaban 1446H/2025, Simpel dan Mudah Dipahami. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Menjelang puasa Ramadhan 1446 Hijriyah, umat muslim umumnya melangsungkan tahlilan sedekah ruwah atau ruwahan dirumahnya.

Adapun saat kegiatan tersebut digelar, maka dibutuhkan susunan acara yang simpel dan mudah dipahami untuk digunakan.

Berikut akan Tribunsumsel sajikan contoh susunan acara tahlil sedekah ruwah samut Ramadhan 1446H/2025 yang simpel dan mudah dipahami.

Arti Ruwah, Ruwahan, Ternyata Berasal dari Bahasa Arab, Tujuan dan Manfaatnya Menurut Buya Yahya.
Arti Ruwah, Ruwahan, Ternyata Berasal dari Bahasa Arab, Tujuan dan Manfaatnya Menurut Buya Yahya. (tribunsumsel/welly triyono)

===

Contoh Susunan Acara Sedekah Ruwah 

1. Pembukaan

Acara ruwahan akan dipandu oleh MC yang akan mengatur jalannya acara.

Pertama-tama, MC akan membuka acara ruwahan dengan mengucap salam dan membaca hamdalah, kemudian mengucap syukur atas rahmat yang diberikan Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada seluruh umat muslim untuk bisa hadir dalam acara ruwahan.

Tak lupa juga MC akan mengucapkan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, karena berkat beliaulah kita semua bisa keluar dari zaman jahiliah menuju zaman yang terang benderang dan penuh dengan teknologi seperti saat ini.

Selanjutnya MC akan mengucapkan terimakasih kepada para hadirin, baru disusul membaca surat alfatihah bersama-sama.

2. Sambutan Tuan Rumah

Acara dilanjutkan dengan sambutan tuan rumah. Sebetulnya sesi ini merupakan simbolis saja.

Jika tuan rumah berkenan untuk memberikan sambutan maka diadakan sesi ini, namun jika tidak maka tidak apa-apa.

3. Pembacaan Ayat-Ayat Suci Alquran

Acara ketiga yaitu pembacaan ayat-ayat suci alquran yang dibacakan oleh Qori.

Hal ini dimaksudkan agar acara ruwahan dapat berjalan dengan lancar tanpa disertai kendala.

Selain itu sesi ini dimaksudkan agar semua para hadirin mendapat pahala karena telah mendengarkan orang mengaji.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved