Berita Nasional

Usai Viral Copot Kepala SMAN 6 Depok, Kini Dedi Mulyadi Minta Mobil Dinas Mercy jadi RS Berjalan

Berawal dari saat melihat barisan kendaraan dinas yang terparkir, Dedi mempertanyakan usia kendaraan dan pemanfaatannya.

Editor: Weni Wahyuny
KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA
DEDI MULYADI MINTA MOBIL DINAS MERCY JADI RUMAH SAKIT BERJALAN - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai dilantik di Istana, Jakarta, Kamis (20/2/2025).Dedi Mulyadi mengaku langsung mencopot Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 6 Depok yang tetap memberangkatkan siswanya pergi study tour ke Jawa Timur (Jatim). Gebrakan terbaru Dedi meminta mobil dinas Mercy dijadikan rumah sakit berjalan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi instruksikan mobil dinasnya yang berjenis Mercedes Benz Sprinter dialihfungsikan menjadi rumah sakit berjalan. 

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau kendaraan dinas di Gedung Pakuan, Kota Bandung, dan dibagikan melalui akun TikTok resminya, Sabtu (22/2/2025).

Berawal dari saat melihat barisan kendaraan dinas yang terparkir, Dedi mempertanyakan usia kendaraan dan pemanfaatannya.

Begitu tiba di Mercedes Benz V-Class, ia langsung meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman untuk mengubahnya menjadi rumah sakit berjalan.

"Pak Sekda, oleh bapak ini dialokasikan ini ubah jadi mobil rumah sakit," kata Dedi dalam video yang viral di media sosial.

Ia menjelaskan bahwa rumah sakit berjalan ini harus memiliki fasilitas lengkap, termasuk pemeriksaan jantung, layanan kesehatan ibu hamil, hingga deteksi kanker. 

"Yang ada pemeriksaan jantung, pemeriksaan ibu hamil, kalau perlu bisa mendeteksi kanker di sini, pemeriksaan darah," lanjutnya.

Efisiensi Anggaran 

Selain mengubah mobil dinas menjadi fasilitas kesehatan, Dedi juga menyoroti efisiensi anggaran dengan merampingkan jumlah kendaraan dinas yang dianggap membebani keuangan daerah. 

Ia memerintahkan agar mobil Toyota Camry keluaran 2007 segera dilelang karena biaya pemeliharaannya yang tinggi.

"Jadi gubernur itu punya mobil rumah sakit, tapi bukan buat saya," ujar mantan Bupati Purwakarta ini.

"Ini mah pasti jarang dipakai, beurat (berat)," tambahnya.

Sebagai gantinya, Dedi memilih menggunakan Toyota Innova Zenix yang sebelumnya dipakai oleh gubernur terdahulu.

Sedangkan Toyota Alphard miliknya ia berikan kepada Sekda Herman untuk digunakan sebagai kendaraan dinas resmi.

Langkah ini sejalan dengan visi Dedi Mulyadi dalam menata keuangan daerah dan memastikan aset pemerintah digunakan secara maksimal untuk kepentingan rakyat. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved