Berita Palembang
14.454 Guru Honorer di Sumsel Belum Sertifikasi, Bakal Diberi Insentif Rp 500 Ribu Perbulan
Pemerintah akan mengeluarkan peraturan terkait kenaikan gaji guru yang sebelumnya telah dijanjikan Presiden Prabowo Subianto.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah akan mengeluarkan peraturan terkait kenaikan gaji guru yang sebelumnya telah dijanjikan Presiden Prabowo Subianto.
Peraturan itu turut akan mengatur pemberian insentif untuk guru honorer non sertifikasi.
Guru yang sudah sertifikasi, selama ini menerima tunjangan Rp 1,5 juta.
Nantinya akan ditambah Rp 500 ribu, sehingga jadi Rp 2 juta.
Lalu guru honorer yang belum tersertifikasi tadinya tidak mendapatkan tunjangan, nantinya akan diberikan insentif Rp 500 ribu per bulan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel, Awalluddin mengatakan, bahwa terkait hal tersebut masih menunggu arahan resminya.
"Kalau selama ini memang sudah ada tambahan penghasilan untuk honorer, yang memang anggarannya dari pusat melalui APBN," kata Awalluddin saat dikonfirmasi, Kamis (6/2/2025).
Awalluddin menjelaskan, berdasarkan data yang ada untuk SMA/SMK/SLB di Sumsel ini total ada 23 ribuan honorer. Masih ada 14.454 yang belum sertifikasi dan sisanya sudah tersertifikasi.
"Perlu diingat juga, honorer yang sudah daftar PPPK dan lulus artinya nantinya tidak lagi mendapatkan tunjangan tersebut. Karena sudah lulus PPPK, gajiannya sesuai aturan yang ada," katanya.
Baca juga: Penjelasan Kepsek SMPN 1 Palembang Usai Viral Pengancaman Sesama Guru di Sekolah, Beri Bantahan
Baca juga: Cara Cek Pengumuman Hasil Administrasi PPG Guru Tertentu 2024, 489.461 Peserta Lulus
Menurut Awalluddin, apabila guru mengajar minimal 12 jam terbaca di sistem dan bisa lulus seleksi maka bisa mengikuti PPG (Pendidikan Profesi Guru), lalu akan mendapatkan sertifikat pendidik, selanjutnya apabila dari info GTK nya terbaca valid baru bisa mendapatkan tunjangan.
Sementara itu terkait pemerintah akan memberikan bantuan langsung setiap bulan untuk guru honorer yang belum sertifikasi Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Disambut positif dari para guru honorer yang ada di Palembang.
Seperti Adi guru honorer di Palembang yang mengatakan, dengan adanya program pemerintah memberikan bantuan langsung kepada guru honorer yang belum bisa mengikuti PPG mendapat sertifikasi tentunya sangat membantu.
"Adanya wacana bantuan ini bagi saya, sebagai honorer sangat bersyukur. Setidaknya ada tambahan gaji yang akan kami dapatkan," katanya.
Ia juga berharap, dengan adanya program ini bisa berjalan lancar, dan merata untuk seluruh honorer. Harapannya program ini tidak menggunakan persyaratan yang menyulitkan bagi guru honorer.
Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 pada Anak, DSA Sebut Pentingnya Pola Hidup Sehat Sejak Dini |
![]() |
---|
Pemprov Sumsel Pastikan Rombak Manajemen Sejumlah BUMD, DPRD Dorong Profesionalitas |
![]() |
---|
Viral Tukang Susu Keliling Diduga Berbuat Asusila ke Siswa SDN 113 di Sako Palembang, Sekolah Tegas |
![]() |
---|
Herman Deru Pastikan Pembangunan Palembang New Port Seluas 59 Hektare di Tanjung Carat Siap Dibangun |
![]() |
---|
Diabetes dan TBC Masih Signifikan di Indonesia, Generali Ajak Masyarakat Rutin Cek Kesehatan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.