Aktor Sandy Permana Tewas Ditusuk

Pengakuan Istri Nanang Gimbal Dituduh Pemabuk oleh Istri Almarhum Sandy Permana, Koleksi Botol Miras

Yulianti, istri tersangka pembunuhan aktor Sandy Permana membantah tuduhan suaminya seorang pemabuk, ngaku cuma koleksi botol miras

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah
Yulianti, istri tersangka pembunuhan aktor Sandy Permana membantah tuduhan suaminya seorang pemabuk, ngaku cuma koleksi botol miras 

Stifan menambahkan bahwa Sandy lah yang dianggap terus mencari masalah terhadap Nanang hingga terjadilah penikaman.

"Namun sikap dari almarhum itu terus dan terus mencari mencari gargara lah, mencari konflik itu sendiri sampai terjadi peristiwa penikaman tersebut," ujar Stifan.

Sikap dari Sandy menurut Stifan dianggap berlebihan terhadap Nanang. 

Sandy dianggap terus mencari gara-gara terhadap Nanang hingga akhirnya tersangka tersulut emosi.

“Sikap ya, sikapnya, ucapannya, dan almarhum tidak segan-segan untuk melakukan bukan penyerangan secara frontal tapi secara sinis ya, mungkin dengan cara menatap, melotot," ujar Stifan.

Mencari garagara contoh dia belum apa-apa sudah turunkan pengacara, bawa babinsa, segala macam yang sebenarnya masalah itu bisa diselesaikan secara keluarga dan itu masalah kecil itu," lanjut Stifan. 

Istri dari Nanang Gimbal, Yulianti kemudian menjelaskan jika suaminya itu adalah sosok pria tertutup dan pendiam dalam lingkungan rumah mereka.

(kiri) Ade Andriani, istri Sandy Permana, (kana) Yulianti, istri Nanang Irawan 'Gimbal'(45) tersangka pembunuhan suaminya bersimpuh meminta maaf kepada ibunda Sandy. Ade menolak kedatangan Yulianti karena masih sakit hati dan ogah memaafkan.
(kiri) Ade Andriani, istri Sandy Permana, (kana) Yulianti, istri Nanang Irawan 'Gimbal'(45) tersangka pembunuhan suaminya bersimpuh meminta maaf kepada ibunda Sandy. Ade menolak kedatangan Yulianti karena masih sakit hati dan ogah memaafkan. (Youtube Kompas TV/ACHMAD NASRUDIN YAHYA/KOMPAS.com)

Yulianti menambahkan jika suaminya itu tidak pernah mencampuri urusan warga lain apabila ada masalah.

"Suamiku enggak pernah ada masalah sama siapa-siapa, dia orangnya diam, tertutup, enggak pernah interaksi sama orang, tapi kalau misalnya tegur dia tetap sapa, tapi dia enggak mau ikut campur urusan orang, sama aku saja di itu enggak banyak bicara apalagi sama orang," imbuh Yulianti. 

Sejauh ini Yulianti berupaya untuk terus meminta maaf kepada keluarga Sandy Permana terutama sang istri, Ade Andriani. 

"Kemarin sudah sempat datang ke rumah (korba) , tapi belum ketemu sama istrinya. Nanti mungkin kita bisa bertemu. Minta maaf," tandas Yulianti. 

Sebelumnya, Istri Sandy, Ade Andriani, menolak untuk memaafkan Nanang dan menghindar saat istri Nanang, Yulianti, datang ke rumah duka pada Jumat, 17 Januari 2025.

Menurut Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra, hubungan antara Nanang dan Sandy sudah tidak harmonis sejak 2017.

Perselisihan dimulai saat Sandy menggelar pesta yang mengganggu Nanang, dan semakin memuncak saat Sandy menebang pohon di pekarangan Nanang tanpa izin.

Kemarahan Nanang bertambah ketika Sandy mengirim pesan WhatsApp kepada Yulianti yang berisi tuduhan bahwa Nanang ingin menyerang Sandy saat rapat.

Pada Minggu, 12 Januari 2025, Nanang yang melihat Sandy melintas, merasa terprovokasi dan menikam Sandy menggunakan pisau.

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved