Berita OKU
Dinding Beton Drainase di OKU Ambrol Saat Dipasang, 1 Pekerja Asal Palembang Tewas, 1 Luka Berat
Korban tewas ialah Adi Putra (41), buruh harian lepas yang beralamat di Lorong Oxindo RT 07 RW 02 Kelurahan Satu Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1
Penulis: Leni Juwita | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Satu pekerja tewas dan satu mengalami patah kaki dalam musibah ambrolnya dinding beton drainase Lorong Serasan Desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU, Sumsel pada Kamis (24/1/2025) sekitar pukul 10.00 WIB,
Korban tewas ialah Adi Putra (41), buruh harian lepas yang beralamat di Lorong Oxindo RT 07 RW 02 Kelurahan Satu Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Kota Palembang.
Sedangkan korban yang mengalami patah kaki atas nama Irwansyah M Akil (41) pekerjaan buruh harian lepas, warga Lorong Beringin Jaya No 494 RT 18 RW 05 Kelurahan 13 Ulu Kecamtan Seberang Ulu 2 Kota Palembang.
Kapolsek Baturaja Timur, AKP Hariyanto menjelaskan, saat kejadian para pekerja melaksanakan pembongkaran mal dinding drainase.
Saat bekerja, tanah dibalik dinding tersebut ambruk sehingga menimpa 2 orang pekerja.
"Berdasarkan keterangan dari saksi pada hari Kamis tanggal 23 Januari 2025 telah dilaksanakan pembangunan pengecoran dinding drainase disana. Kemudian sehari kemudian tepatnya pekerja membongkar mal dinding drainase yang baru berumur satu hari itu dibongkar. Saa tiulah dindingnya ambrol," terangnya.
Setidaknya, butuh waktu lebih dari satu jam untuk mengevakuasi korban dan langsung di evakuasi ke RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja OKI.
Lantas kedua korban kini telah dibawa ke Palembang.
Baca juga: Kronologi 2 Bocah SD di OKU Timur Tewas Tertimpa Tanah Longsor Saat Bermain Membuat Terowongan
Baca juga: Asyik Bermain Buat Terowongan, 2 Bocah SD di OKU Timur Tewas Tertimbun Tanah
Terpisah Sekretaris Dinas PUPR OKU Dorojatun menegaskan bahwa proyek tersebut bukan proyek di PUPR.
“Itu bukan proyek di Dinas PUPR kami sudah melakukan pengecekan di lapangan,” terang sekdin PUPR.
Sementara Sekretaris PU Pekrim, Mujaim Ariansyah mengaku belum mendapatkan informasi terkait kejadian ini.
“Sedang di luar kota, coba saya tanya ke Plt Kadin PU Perkim dulu,” kata Mujaim.
Diketahui proyek pekerjaan pembangunan drainase ini memiliki panjang 80 meter dan sudah dikerjakan sekitar 5-6 hari.
”Bangunan ini memang dikerjakan terkesan asal-asalan , besinya saja hanya ditancapkan ke tanah padahal tanahnya labil karena air masih mengalir di dalam siring,” kata Rolan, warga yang tinggal di kawasan tersebut.
Menurut Ronal, saat drainase itu ambrol, menimbulkan bunyi seperti mobil tabrakan.
| WTP Bakung Dikuras, 11 Wilayah Pelanggan PDAM OKU Terdampak Rabu 7 Januari 2026 |
|
|---|
| Kurir Paket di OKU Ditusuk Pelanggan COD, Pelaku Remaja Berusia 16 Tahun Kini Diamankan Polisi |
|
|---|
| Mandi di Sungai Ogan OKU, Buruh Bangunan Tewas Tenggelam, Sempat Coba Sebrangi Sungai |
|
|---|
| Didatangi Banyak Pengunjung, Inilah Jadwal dan Aturan Berwisata ke Museum Situs Gua Harimau OKU |
|
|---|
| Perumda Tirta Raja Baturaja Kurangi Suplai Air Dampak Sungai Ogan Keruh, Minta Pelanggan Berhemat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Dinding-Beton-Drainase-di-OKU-Ambrol-Saat-Dipasang-1-Pekerja-Asal-Palembang-Tewas-1-Luka-Berat.jpg)