Aktor Sandy Permana Tewas Ditusuk

Sebut Sandy Permana Tempramental, Nanang Gimbal Kuak Awal Mula Perselisihan Terjadi di Tahun 2019

Berbaju tahanan, Nanang Irawan alias Nanang Gimbal (45) menguak awal mula perselisihan dengan Sandy Permana berujung hubungan sebagai tetangga tak har

Editor: Moch Krisna
youTube Kompas TV
Nanang Irawan alias Gimbal usai ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap aktor Mak Lampir, Sandy Permana. Dia diperlihatkan dengan memakai baju tahanan berwarna oranye saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/1/2025). Nanang nekat sampai membunuh Sandy karena korban menatap sinis dirinya. Selain itu, korban juga meludah kepadanya saat bertemu. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Berbaju tahanan, Nanang Irawan alias Nanang Gimbal (45) menguak awal mula perselisihan dengan Sandy Permana berujung hubungan sebagai tetangga tak harmonis.

Nanang Gimbal bahkan menyebut sosok Sandy Permana  tempramental.

Hal tersebut diungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Putra dalam konferensi pers di Kantor Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2025) melansir Tribunnews.com.

Kombes Wira mengatakan semula berawal dari acara pernikahan keluarga Sandy Permana yang digelar oleh korban pada tahun 2019.

Sebagai informasi, Nanang dan Sandy sudah bertetangga sejak tahun 2017 di Perumahan Cibarusah Jaya Blok H4 RT 05/RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pihak keluarga Sandy Permana mendesak polisi menyelidiki peran istri tersangka, Nanang Gimbal (47), dalam kasus pembunuhan yang menewaskan Sandy.
Pihak keluarga Sandy Permana mendesak polisi menyelidiki peran istri tersangka, Nanang Gimbal (47), dalam kasus pembunuhan yang menewaskan Sandy. (Youtube Kompas TV)

Pada saat itu, kata Wira, Sandy menggelar acara pernikahan dengan mendirikan tenda. Lalu, tenda tersebut ternyata didirikan sampai ke pekarangan kediaman Nanang.

Tak cuma itu, Wira menuturkan Sandy bahkan sampai menebang pohon yang tumbuh di pekarangan Nanang tanpa seizin tersangka.

"Pada tahun 2019, ketika korban akan melakukan atau mengadakan pesta perkawinan dan akan mendirikan tenda dengan memasuki pekarangan rumah daripada tersangka serta melakukan penebangan pohon di pekarangan tersangka tanpa izin terlebih dahulu," beber Wira.

Hanya saja, Nanang tidak menegur tindakan Sandy tersebut karena mengetahui watak pemarah yang dimiliki oleh korban.

"Sehingga, tersangka tidak menegur korban karena tersangka tahu korban sangat pemarah."

"Atas perbuatan daripada korban, tersangka merasa sakit hati dan menyimpan dendam kepada korban," jelasnya.

Mulai peristiwa itulah, hubungan Nanang dan Sandy tidak harmonis hingga berujung tersangka sampai menjual rumahnya dan rela mengontrak di blok berbeda di perumahan yang sama.

Kebencian Nanang Memuncak usai Rapat Warga Tahun 2024

Bencinya Nanang kepada Sandy memuncak pada Oktober 2024 ketika digelarnya rapat warga.

Wira menuturkan pada saat itu, warga menggelar rapat untuk membahas pelengseran Ketua RT setempat yang diduga terlibat perselingkuhan. 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved