Satu Keluarga Tewas di Pekanbaru

Sosok Anton Sujarwo, Kepala Satu Keluarga Tewas Ditabrak Pengemudi Mabuk di Pekanbaru, Dikenal Ceria

Anton Sujarwo (30) salah satu korban satu keluarga tewas ditabrak pengemudi mobil Calya di Pekanbaru. suka bercengkrama dengan warga di perumahan

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Facebook/Anton S/Tribun Pekanbaru/ Fernando Sikumbang
(kiri) Anton Sujarwo (30) salah satu korban satu keluarga tewas ditabrak pengemudi mobil Calya di Pekanbaru. (kanan) pemakaman satu keluarga di TPU Tampan, Rabu (1/1/2025). suka bercengkrama dengan warga di perumahan 

TRIBUNSUMSEL.COM- Anton Sujarwo (30) salah satu korban satu keluarga tewas ditabrak pengemudi mobil Calya di Pekanbaru.

Diketahui, Anton Sujarwo tewas bersama istri Afrianti (42), dan anak mereka, Aditia Aprilio Anjani (10).

Adapun peristiwa nahas tersebut terjadi saat saat Anton dan keluarganya mengendarai sepeda motor di Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (1/1/2025), sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca juga: VIDEO Detik-detik Calya Tabrak Satu Keluarga hingga Tewas di Pekanbaru, Pulang Dugem Positif Narkoba

Korban satu keluarga itu ditabrak Antoni Romansyah (44), pengemudi mobil Calya dalam kondisi mabuk dan konsumsi narkoba jenis zat amphetamine dan methampetamine, pulang dugem malam tahun baru Selasa, (1/1/2025).

Satu tetangga Anton, Rio mengaku bahwa Anton dan keluarga sempat ikut jalan-jalan dengan warga di Perumahan Garuda Permai II, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani.

Rio mengaku keluarga tersebut biasanya tampak ceria dalam keseharian.

Namun pada saat berwisata kemarin mereka tampak berbeda.

"Biasanya mereka ceria dan suka bercanda dengan kami, tapi kemarin beliau tampak berbeda," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com.

Menurutnya, almarhum Anton dan Afrianti terbilang suka bercengkrama dengan warga di perumahan itu. Tapi sikap keduanya berbeda dibanding biasanya.

Baca juga: Saya Menyesal, Permintaan Maaf Antoni Sopir Calya Tabrak Satu Keluarga hingga Tewas di Pekanbaru

Rio tidak menyangka bahwa ternyata itu pertanda bahwa kedua orang itu bakal pergi untuk selamanya. Ia juga terkejut saat mendapat kabar ketiganya meninggal dunia.

Selain itum salah satu keluarga korban, Marsono, mengungkapkan Anton sehari-hari bekerja sebagai sekuriti.

Sedangkan istrinya seorang ibu rumah tangga.

Marsono, menjelaskan, Anton, Afrianti, dan anak kedua mereka berencana berangkat ke Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. 

Mereka berencana melihat orangtua almarhum Anton yang sedang dalam kondisi sakit.

Kepergian Anton bersama istri dan anaknya ini membuat rekan-rekannya syok.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved