Natal dan Tahun Baru 2025
216 Kecelakaan Terjadi di Banyuasin Sepanjang Tahun 2024, Tercatat 10 Orang meninggal Dunia
Polres Banyuasin mencatat, jumlah kecelakaan mengalami kenaikan 25 persen atau sebanyak 162 kasus ketimbang tahun 2023.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Kecelakaan lalulintas di Jalintim Palembang-Betung Kabupaten Banyuasin selama tahun 2024 menyebabkan 10 orang meninggal dunia dari 216 kecelakaan.
Polres Banyuasin mencatat, jumlah kecelakaan mengalami kenaikan 25 persen atau sebanyak 162 kasus ketimbang tahun 2023.
Hal ini, diungkapkan Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo, Selasa (31/12/2024).
Peningkatan angka kecelakaan di Jalintim Palembang-Betung Banyuasin disebabkan berbagai faktor.
Faktor utama kecelakaan yang terjadi karena manusia, karena ketidakdisiplinan pengemudi, kebiasaan mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta pelanggaran rambu lalulintas.
"Faktor lain penyebab kecelakaan adalah kendaraan yang tidak terawat dengan baik, seperti rem yang tidak berfungsi optimal atau ban yang sudah aus tetapi tidak diganti," katanya.
Baca juga: 83 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Palembang Selama Tahun 2024
Baca juga: 23 Warga Lubuklinggau Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan yang Terjadi Selama Tahun 2024
Tak hanya faktor manusia dan juga kendaraan yang menjadi penyumbang angka kecelakaan kondisi jalintim Palembang-Betung yang rawan mulai dari jalan berlubang, jalan bergelimbang, tidak memiliki penerangan yang memadai, serta pengaruh cuaca buruk seperti hujan deras yang sering terjadi akhir-akhir ini juga menjadi pemicu peningkatan angka kecelakaan.
Tahun 2024 mencatat peningkatan signifikan pada korban meninggal dunia sebanyak 10 orang, luka berat meningkat 25 kasus, dan luka ringan meningkat 87 kasus.
"Peningkatan ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih serius menangani persoalan keselamatan berlalu lintas. Kami tidak bisa bekerja sendiri, butuh kerjasama semua pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas terkait, dan masyarakat," kata Ruri.
Dalam menghadapi tantangan ini, Polres Banyuasin terus berupayakan berbagai langkah untuk menekan angka kecelakaan lalulintas.
Peningkatan patroli rutin di jalan-jalan utama serta penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas menjadi prioritas.
"Pencegahan laka lantas bukan hanya tugas kami, tetapi harus menjadi kolaborasi bersama. Pemerintah daerah juga perlu memperbaiki infrastruktur jalan dan menambah rambu-rambu keselamatan. Sementara masyarakat diharapkan lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara," pungkasnya.
Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung Dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Omzet Pegadang Oleh-oleh di Danau Ranau OKU Selatan Capai Rp 5 Juta Perhari Saat Libur Nataru 2025 |
![]() |
---|
Ribuan Wisatawan Kunjungi Danau Aur Mura Saat Libur Tahun Baru, Kapal Wisata dan Sepeda Air Diserbu |
![]() |
---|
Gunung Dempo Ramai Didatangi Wisatawan Saat Libur Tahun Baru 2025, Jalan Macet Parah |
![]() |
---|
Hari Ini Puncak Arus Balik Libur Nataru 2025, Sudah 15.059 Kendaraan Masuk Tol Kayu Agung-Palembang |
![]() |
---|
OPI Water Fun dan Bird Park Palembang Ramai Dikunjungi Saat Libur Tahun Baru 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.