Berita Lubuklinggau

Harga Ayam di Pasar Inpres Lubuklinggau Naik Jelang Tahun Baru 2025, Besok Diperkirakan Rp38 Ribu/Kg

Dodi mengungkapkan meski harga ayam potong naik dan permintaan meningkat, namun,  stok ayam potong dari peternak cukup banyak.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Dodi pedagang ayam potong di Pasar Inpres Lubuklinggau 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Jelang tahun baru 2025, harga ayam potong di Pasar Inpres Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan merangkak naik.

Pasca perayaan Natal dan menjelang tahun baru, harga  ayam potong mengalami kenaikan hingga Rp3 ribu per Kilogram (Kg).

Dodi Pedagang Ayam Potong mengatakan kenaikan harga ayam potong dipengaruhi oleh permintaan masyarakat yang meningkat.

"Kemarin dikisaran Rp 30 ribu per kilogram,  semenjak Natal kemarin naik jadi Rp33 ribu per kilogram," kata Dodi pada Tribunsumsel.com, Senin (29/12/2024).

Menurut Dodi ayam potong akan kembali naik dan kemungkinan bisa mencapai Rp38 ribu per kilogram seiring banyaknya permintaan masyarakat untuk dikonsumsi saat malam tahun baru..

"Besok mungkin Rp38 ribu karena banyak permintaan masyarakat untuk acara bakar-bakar saat malam tahun baru," kata Dodi.

Baca juga: Warga Keluhkan Sulit Beli Gas 3 Kg, Disprindag Lubuklinggau Sebut Besok Ada Tambahan Kuota

Dodi mengungkapkan meski harga ayam potong naik dan permintaan meningkat, namun,  stok ayam potong dari peternak cukup banyak.

"Berapa diminta ada barangnya, jadi walau pun meningkat stoknya banyak," ujar Dodi.

Dodi menambahkan harga ayam potong akan kembali normal setelah tahun baru dan akan naik lagi pada saat menjelang ramadhan 2025.

"Trennya seperti itu, sekarang naik karena mau tahun baru, abis itu turun lagi, jelang puasa nanti lagi, karena ada bulan ruah dan puasa," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagrin) Kota Lubuklinggau Meidhioline menyampaikan telah melakukan bazar murah dan sebagai langkah antisipasi kenaikan harga menyambut Natal dan tahun baru.

"Pemerintah Kota Lubuklinggau melakukan yang namanya operasi pasar dan pemantauan harga sembako karena diproyeksikan menjelang tutup akhir tahun ada hari besar Natal dan tahun baru kebutuhan pangan pokok masyarakat itu cenderung meningkat," kata Meidhioline pada wartawan.

Baca juga: Warga Lubuklinggau Sulit Cari Gas 3 Kg, Agen Elpiji Diserbu Emak-Emak, Polisi Sebut Pasokan Lancar

Meidhioline mengatakan sengaja mengajak rombongan distributor untuk menggelar dagangnya untuk operasi pasar, supaya penjual distributor jual harga lebih rendah dari harga pasar.

"Kemudian untuk komoditi harga secara umum stabil tapi sudah ada kenaikan di bawang merah/putih sekitaran hampir di atas 30.000 kemudian minyak juga rata-rata sudah 17.000-an, makanya kita lakukan operasi pasar murah," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved