Berita Viral

Sosok Perekam Video Anak Bos Toko Roti Aniaya Karyawan, Rekan Korban Ayu Kini Menghilang Ketakutan

Perekam video George Sugama Halim, anak bos toko roti aniaya karyawan hingga babak belur dikabarkan menghilang. Cika, teman korban di tempat kerja

|
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Dwi Ayu Darmawati (19) saat memberi keterangan terkait kasus penganiayaan dialami, Jakarta Timur, Jumat (13/12/2024). Perekam video George Sugama Halim, anak bos toko roti aniaya karyawan hingga babak belur dikabarkan menghilang. Cika, teman korban di tempat kerja 

TRIBUNSUMSEL.COM- Perekam video George Sugama Halim, anak bos toko roti aniaya karyawannya hingga babak belur dikabarkan kini menghilang.

Hal itu diungkap oleh korban Dwi Ayu Darmawati (19) sekaligus rekan dari perekam video tersebut.

Ayu menduga sang perekam kini menghilang lantaran ketakutan.

Baca juga: Hati Linda Pantjawati Hancur Dengar George Curhat Ketakutan di Penjara, Berharap Karyawan Mau Damai

Sosok tersebut bernama Cika, teman korban di tempat kerja toko roti milik orangtua pelaku.

"Cika yang videokan, sekarang dia hilang dan kabur karena ketakutan," kata Ayu dikutip dari Metro TV, Kamis (19/12/2024).

Kapolres Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipalu mengatakan, saat melaporkan kejadian itu Ayu tidak membawa bukti rekaman video yang viral di media sosial.

"Dalam penanganan kasus ini kita bertindak normatif karena pada saat kejadian hanya membawa bukti baju," kata Nicolas.

Ayu pertama kali membuat laporan ke Polsek Pulogadung, namun ditolak karena peristiwa itu terjadi di Cakung.

Kemudian saat melapor ke Polsek Cakung, Ayu kembali diarahkan ke Polres Jakarta Timur karena tidak ada penyidik polwan.

Di Polres Jaktim, Ayu diantar ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

"Setelah visum pulang, ada prosedur administrasi, tanggal 19 penyidik mengirim surat klarifikasi ke Mba Ayu. Mba Ayu datang tanggal 1 November bersama pengacara," kata Nicolas.

Baca juga: Adik George Sugama Halim Bongkar Tabiat Kakak, Sebut Kurang Ajar Pada Orang Tua & Tak Punya Teman

Saat itu menurut dia, penyidik tidak tahu bahwa ada video saat penganiayaan.

"Kami tidak tahu bahwa ada video dan foto-foto, coba seandainya langsung dikasih ke penyidik, kan meyakinkan penyidik, tinggal kita cari tambahan satu saksi lagi cukup," jelasnya.

Ia mengatakan, penyidik mengundang saksi yakni ibu pelaku dan Cika.

"Dua orang kita undang klarifikasi, ibu (pelaku) itu bilang sibuk tolong diundur. Sedangkan temannya Ayu, kita telepon, dia berjanji besok datang, ditelepon undur minggu depan, sampai saat ini temannya belum datang," tutur Nicolas lagi.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved