Berita Nasional
Nasib Rohidin Mersyah di Pilkada Bengkulu Usai Terjaring OTT KPK, Partai Golkar : Tetap Bisa Ikut
Rohidin Mersyah calon gubernur petahana Bengkulu terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
TRIBUNSUMSEL.COM -- Rohidin Mersyah calon gubernur petahana Bengkulu terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tertangkapnya Rohidin Mersyah menjelang empat hari sebelum pencoblosan Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang.
Lalu bagaimana nasib Rohidin Mersyah di pilgub Bengkulu?
Melansir dari Tribunnews.com, Minggu (24/11/2024) Partai Golkar selaku pengusung angkat bicara.
Partai Golkar menyebut bahwa Rohidin Mersyah, calon gubernur petahana Bengkulu, tetap bisa mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2024.
"Untuk statusnya sendiri yang bersangkutan tetap masih dapat mengikuti kontestasi pilkada selama belum berstatus terpidana," kata Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Hukum dan HAM Christina Aryani,Minggu (24/11/2024).

Sebelumnya, Jubir KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan orang yang diamankan pada operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu bertambah.
Mulanya 7 orang telah diamankan pada OTT tersebut. Kini bertambah satu hingga totalnya kini jadi 8 orang.
"KPK mengapresiasi Jajaran Polri Baik Kapolda Bengkulu Irjen Pol Anwar, khususnya Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Deddy Nata. Beserta jajaran, atas dukungannya dalam membantu proses pengamanan kegiatan tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK di Propinsi Bengkulu," kata Tessa kepada awak media, Minggu (24/11/2024).
Sampai dengan saat ini, lanjutnya sudah ada 8 orang di jajaran Pemerintah Daerah Propinsi Bengkulu yang sudah diamankan oleh KPK.
"Dan juga turut diamankan uang, dokumen dan barang bukti elektronik." tegasnya.
Detik Detik OTT
Beredar video detik-detik tim KPK melakukan penangkapan Rohidin Mersyah.
Dari video yang diterima TribunBengkulu.com terlihat Rohidin Mersyah mengenakan topi putih dan ada beberapa orang yang diduga dari KPK.
Tak lama setelah itu Rohidin Mersyah langsung masuk ke dalam mobil dan terdengar juga petugas meminta sopir untuk menghentikan mobil yang ditumpangi Rohidin Mersyah tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kapolresta Bengkulu, Kombespol Deddy Nata, membenarkan bahwa KPK sedang melakukan kegiatan di Mapolresta Bengkulu.
"Betul, ada kegiatan KPK, cuma untuk kegiatannya apa, kita tunggu sebentar, mohon bersabar, sembari menunggu keterangan lebih lanjut," ujarnya di hadapan wartawan, Sabtu (23/11/2024). Dikutip Kompas.com
Deddy menambahkan bahwa pihaknya tidak dapat menyebutkan siapa saja pejabat yang ditangkap dan kasus yang menyangkut mereka.
"Untuk jumlah orangnya belum tahu. Saya juga tidak berwenang untuk memberikan statemen kegiatan dari rekan kita KPK," ucapnya.
Sementara itu, calon gubernur Bengkulu nomor urut 2, yang juga merupakan Gubernur Bengkulu saat ini, Rohidin Mersyah, tiba di Mapolresta untuk menjalani pemeriksaan sekitar pukul 23.00 WIB.
"Ya benar, petahana Rohidin Mersyah ikut menjalani pemeriksaan KPK," kata Deddy.
Profil Rohidin
Rohidin Mersyah adalah seorang dokter hewan yang saat ini menjadi Gubernur Provinsi Bengkulu periode 2021-2024.
Ia lahir di Manna, Bengkulu Selatan pada 9 Januari 1970.
Baca juga: AKP Dadang Iskandar yang Tembak AKP Ulil Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Terancam Hukuman Mati
Sebelumnya, Rohidin Mersyah telah menjabat sebagai Wakil Bengkulu Selatan.
Kemudian karir politiknya menanjak dengan menjadi Wakil Gubernur yang berpasangan dengan Ridwan Mukti sebagai Gubernur saat itu.
Rohidin Mersyah kemudian menggantikan sebagai Gubernur Bengkulu setelah Ridwan Mukti ditangkap KPK terkait kasus suap proyek di Bengkulu.
Mengenal sosok Rohidin Mersyah Calon Gubernur Petahana Bengkulu turut diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT), Sabtu (23/11/2024) malam. (Tribunbengkulu)
Pada pemilu 2020, Rohidin kembali maju berpasangan dengan Rosjonsyah.
Diapun terpilih dan menjadi seorang Gubernur Provinsi Bengkulu 2 periode.
Riwayat Pendidikan:
1978-1984 : Sekolah Dasar Negeri 13 Manna, Bengkulu Selatan
1984-1987 : Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Manna, Bengkulu Selatan
1987-1990 : Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Manna, Bengkulu Selatan
1990-1994 : S-1 Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
2001-2002 : S-2 Manajemen Agribisnis, Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
2002-2005 : S-3 Pengelolah SDA dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
Pengalaman:
1998 : Kepala Poskeswan Kabupaten Bengkulu Selatan
2006 : Kasubag Program Kerja Pembangunan Kabupaten Bengkulu Selatan
2008 : Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi, Bappeda Kabupaten Bengkulu Selatan
2009 : Kabid Perencanaan Fisik Prasarana Kabupaten Bengkulu, Selatan
2010-2015 : Wakil Bupati Kabupaten Bengkulu Selatan
2016-2017 : Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu
2017-2018 : PLT Gubernur Provinsi Bengkulu
2018-2021 : Gubernur Provinsi Bengkulu
2021-2024 : Gubernur Provinsi Bengkulu
Pengalaman Organisasi:
1988 : Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 3 Manna, Bengkulu Selatan
1993 : Ketua Senat Fakultas Kedokteran Hewan UGM
1994 : Ketua Bidang Diklat HMI Cabang Yogyakarta
1994 : Ketua Umum Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Provinsi Bengkulu Yogyakarta
2011 : Ketua Dewan Penasehat FKUB Bengkulu Selatan
2004 : Ketua PSL Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
2010 : Ketua Pimpinan Muhammadiyah Bengkulu Selatan
2010 : Ketua Kwarcab Pramuka 0701
2018- Sek : Ketua DPD I Partai Golkar Bengkulu
(*)
DALANG Utama Dibalik Unjuk Rasa Ricuh di Gedung DPR RI, Mantan Kepala BIN Tahu Siapa Orangnya |
![]() |
---|
Bukan Rp230 Juta, Mahfud MD Dengar Gaji Anggota DPR RI Tembus Miliaran, Wajar Dikritik Rakyat |
![]() |
---|
Saat Demo di Depan Gedung DPR, Buruh Injak-injak Spanduk Bergambar Zulkifli Hasan dan Eko Patrio |
![]() |
---|
Roy Suryo Apresiasi Hakim Setelah PK Silfester Matutina Gugur, Sudah Seharusnya Dieksekusi |
![]() |
---|
Herannya Mahfud MD Tahu Harta Kekayaan Immanuel Ebenezer Rp17,6 Miliar, Gak Mungkin Tiba-tiba |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.