Penembakan Kasat Reskrim Solok Selatan

'Orang Jahat Sekali' Jerit Tangis Ibu AKP Ryanto Ulil, Putranya Ditembak Kabag Ops Solok Selatan

Cristina Yun Abu Bakar ibunda AKP Ryanto Ulil Anshar tak kuasa membendung tangisnya putranya ditembak Kabag Ops Polres Solok Selatan, anaknya baik

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Youtube Warta Kota Production
Cristina Yun Abu Bakar ibunda AKP Ryanto Ulil Anshar tak kuasa membendung tangisnya putranya ditembak Kabag Ops Polres Solok Selatan, anaknya baik 

TRIBUNSUMSEL.COM - Cristina Yun Abu Bakar ibunda AKP Ryanto Ulil Anshar tak kuasa membendung tangisnya mendapati kabar putranya ditembak Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar.

Diketahui, AKP Ryanto Ulil Anshar tewas ditembak AKP Dadang Iskandar sebanyak dua kali pada di Mapolres Solok Selatan, Sumatera Barat, sekitar pukul 00.43 WIB, Jumat (22/11/2024).

Cristina tak menyangka putranya yang dikenal baik itu ditembak karena melakukan penangkapan terhadap pelaku tambang galian C diduga ilegal.

Baca juga: Syoknya Ibu AKP Ulil Ryanto Saat Subuh Dikabari Putra Tewas Tertembak, Sempat Komunikasi Terakhir

Anggota keluarga Kasat Reskrim Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari saat menjemput korban di RS Bhayangkara Polda Sumbar, Jumat (22/11/2024) dan Suasana rumah duka Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari di Kompleks Antang Jaya, Kecamatan Manggala Kota Makassar, Jumat (22/11/2024)
Anggota keluarga Kasat Reskrim Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari saat menjemput korban di RS Bhayangkara Polda Sumbar, Jumat (22/11/2024) dan Suasana rumah duka Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari di Kompleks Antang Jaya, Kecamatan Manggala Kota Makassar, Jumat (22/11/2024) (Rezi Azwar/tribunpadang.com dan TRIBUN-TIMUR.COM / SAYYID)

"Orang jahat sekali kasihan dia, anak saya anak yang baik," ucap Cristina sambil menangis tersedu-seduh, dilansir dari Youtube Metro TV.

Cristina tampak menangis dipelukan rekannya yang juga turut terisak tangis.

"Saya masih terbayang dia (Ryanto Ulil) ngejemput kita, kita makan bersama," ujar salah satu kerabatnya.

Cristina mengaku hingga saat ini sama sekali tidak menyangka.

Wanita yang berprofesi sebagai guru itu hanya bisa berharap agar pelaku mendapat hukuman setimpal.

"Saya tidak mau berbicara apa, belum tahu mengharapkan ke depan tapi yang pasti yang melakukan itu dihukum seperti apa yang dilakukan, karena kasihan dia tidak salah apa-apa, anak saya lagi memeriksa, dia kan Kasat Reskrim sampai jam 12 malem masih kerja, tiba-tiba dia ambil hpnya di mobil dia langsung ditembak," tandasnya.

Adapun peristiwa ini berawal ketika Sat Reskrim Polres Solok Selatan menangkap pelaku tambang galian C.

Setelah itu, Ulil Ryanto dihubungi Dadang terkait penangkapan tersebut.

Baca juga: Rangkuman Penembakan Kasat Reskrim AKP Ulil oleh Kabag Ops Solok Selatan,Dipicu Kasus Tambang Ilegal

Di saat yang bersamaan, pelaku sedang dalam perjalanan menuju Mapolres dan langsung diperiksa setibanya di ruang Reskrim Polres Solok Selatan.

Ketika pemeriksaan berlangsung, penyidik mendengar bunyi tembakan dari luar ruangan.

Selanjutnya, penyidik sudah melihat tubuh Ulil Ryanto tergeletak dengan luka tembakan.

Sementara, Dadang langsung pergi meninggalkan Mapolres Solok Selatan setelah melakukan penembakan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved