Berita Viral

Nakes Taufik Malah Jadi Tersangka Setelah Dirinya Dianiaya Oknum Polisi di Gorontalo, Ini Alasannya

Mengalami penganiayaan oleh oknum polisi, seorang tenaga kesehatan (nakes) bernama Taufik Nur yang bekerja di Puskesmas Paguyaman, Kabupaten

TRIBUNSUMSEL.COM - Mengalami penganiayaan oleh oknum polisi, seorang tenaga kesehatan (nakes) bernama Taufik Nur yang bekerja di Puskesmas Paguyaman, Kabupaten Gorontalo, kini malah jadi tersangka.

Kejadian tersebut telah terjadi pada bulan April 2024 lalu.

Taufik Nur menjadi tersangka setelah oknum polisi tersebut kembali melaporkan sang nakes di Polres Boalemo.

Kepala Puskesmas Paguyaman, Zulha JA Pakai membenarkan terkait penetapan tersangka terhadap Taufik Nur, Jumat (8/11/2024) saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com.

"Iya benar sudah jadi tersangka, saya juga tadi sudah diberi tahu yang bersangkutan, cuman secara resminya itu kita belum liat," ungkapnya.

Kendati demikian, Zulha mengatakan, stafnya Taufik Nur sampai dengan hari ini masih aktif dan masuk kantor seperti biasanya. 

Adapun kronologi penganiayan bermula ketika Taufik tertidur di rumah dinas Puskesmas Paguyaman.

Tiba-tiba ia dikejutkan oleh kedatangan oknum polisi yang mencarinya.

Menurut Taufik, saat itu ia berada di lantai dua dan tidak menyangka akan diserang.

"Saat kena pukulan, saya tidak melawan karena posisi saya setengah sadar," ujar Taufik.

Ia menjelaskan, situasi saat itu gelap dan pintu kamar dalam keadaan tertutup.

Tanpa basa-basi, oknum polisi tersebut langsung memukul wajahnya, menuduh Taufik sebagai orang yang sering menghubungi pacarnya.

"Masih setengah sadar, saya dengar dia bilang 'kamu yang sering hubungi pacar saya kan'," ungkap Taufik.

Taufik yang tidak melawan, menerima pukulan bertubi-tubi hingga mengakibatkan patah tulang hidung.

Ia berusaha membela diri dan keluar dari kamar. Saat itu, Taufik hanya menggunakan celana pendek tanpa baju.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved