Dosen di Makassar Bunuh Suami
Sosok Agustin, Dosen di Makassar Tikam Suami Hingga Tewas Kini Diamankan, Motif Terbakar Cemburu
Agustin (40), seorang dosen di Makassar, Sulawesi Selatan tega menikam suaminya setelah diduga sakit hati diselingkuhi. mengajar di perguruan Bolaang
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Setelah itu, Agustin ikut berbaring di samping sang suami (Nurdin Basri) yang sedang asik bermain ponsel.
"Saat suaminya telah tertidur, pelaku kemudian mengambil pisau tersebut dan menikam sebanyak dua kali ke arah perut korban," terangnya.
Korban (Nurdin) sempat melawan dengan memeluk Agustin yang masih memegang pisau.
Namun, pelukan Nurdin ke istrinya yang gelap mata itu, justru membuat terkena tusukan pisau ketiga kalinya.
Akibatnya, Nurdin tersungkur dan nyawanya tidak tertolong lagi saat hendak dibawa ke RS Hermina.
"Korban dibawa ke Rumah Sakit Hermina dan telah dinyatakan meninggal dunia," kata Kompol Semuel To'longan.
Minta Anak Liat Kondisi Ayahnya Usai Ditikam
Usai menikam suaminya hingga tersungkur dan tewas, Agustin (41), sempat keluar kamar meminta pertolongan.
Dosen salah satu kampus di Sulawesi Utara itu disebut sempat mencari mertua dan putranya inisial T untuk melihat kondisi korban.
"Korban berusaha untuk berdiri namun tersungkur dan selanjutnya pelaku keluar kamar untuk meminta tolong," kata Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'longan, Rabu (30/10/2024) siang.
"Mertua dari pelaku saat itu berada di ruang tamu sambil berbaring di sofa dan pelaku keluar mencari lelaki T (anaknya) yang berada di samping rumah," sambungnya.
Setelah itu, pelaku meminta T melihat kondisi ayahnya yang sudah tersungkur dalam kamar.
"Coba kau lihat bapakmu di dalam (kamar)," ucap Semuel menirukan perkataan Agustin ke anaknya T.
T yang masuk ke dalam kamar, pun mendapati ayahnya sudah tersungkur dengan luka tusukan pisau sang ibu.
Agustin yang diamankan di Polsek Manggala, pun mengakui perbuatannya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.