Berita Palembang
Dibalik Senyum Wisudawan, Ada Pedagang Bunga yang Meraup Rezeki Karena Kebanjiran Order
Mereka menjajakan aneka buket indah di depan Hotel Aryaduta Palembang dan berharap bisa ikut berbagi kebahagiaan dengan para wisudawan.
Penulis: Syahrul Hidayat | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Suasana bahagia menyelimuti para wisudawan/wisudawati dari Universitas Taman Siswa Palembang, Rabu (30/10/2024).
Di tengah hiruk pikuk acara, ada sekelompok orang yang tak kalah sibuk, yaitu para pedagang bunga.
Mereka menjajakan aneka buket indah di depan Hotel Aryaduta Palembang dan berharap bisa ikut berbagi kebahagiaan dengan para wisudawan.
Berbagai jenis buket bermekaran di sepanjang jalan.
Mulai dari buket sederhana dengan satu jenis bunga hingga buket mewah dengan kombinasi bunga-bunga cantik dan hiasan yang unik.
Bunga edelweis menjadi primadona tahun ini, disusul oleh buket boneka dan kombinasi bunga kertas.
"Bunga edelweis itu lagi ngetren, Pak. Banyak yang nyari karena warnanya cerah dan tahan lama," ujar Ahmad Dasran (52), seorang pedagang bunga yang sudah bertahun-tahun menjajakan dagangannya di momen wisuda.
Tidak hanya bunga edelweis, buket uang dengan kombinasi bunga dan boneka juga menjadi favorit.
Harganyapun cukup terjangkau, mulai dari Rp20.000 hingga Rp100.000.
Baca juga: Usia Bukan Masalah Dalam Menuntut Ilmu, Puluhan Lansia Gelar Wisuda di Sekolah Lansia Tangguh Muba
Baca juga: Sosok Agus Widanarko, Suami yang Pakai Kostum Batman Saat Hadiri Wisuda Istri, Ternyata Aktivis Anak
Dibalik kesuksesan para pedagang bunga ini, ada tantangan tersendiri yang harus mereka hadapi.
Salah satunya adalah ketersediaan bahan baku.
"Kalau lagi ramai seperti ini, kadang sulit cari bunga yang bagus dengan harga yang pas," ungkap Ahmad Dasran.
Namun, kesulitan itu terbayar lunas dengan keuntungan yang mereka dapatkan. Dalam dua hari saja, Ahmad mengaku bisa membuat hingga 10 buah buket.
"Alhamdulillah, rezeki di momen wisuda ini lumayan buat nambah-nambah penghasilan," ujar bapak empat anak yang kini sudah jadi sarjana dari hasil jualan bucket ini.
Setiap buket bunga memiliki cerita tersendiri. Ada yang dibeli untuk orang tua sebagai ungkapan terima kasih, ada juga yang dibeli untuk sahabat sebagai tanda persahabatan. Momen wisuda menjadi waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaan kasih sayang melalui pemberian bunga.
"Ini buat teman pak," ujar Arman saat memilih bucket sambil berlalu menuju Ballroom Aryaduta.
"Yang pentingkan niatnya, mau kasih hadiah yang spesial buat orang tersayang," tambah Merry, dari Desa Pampangan OKI, beli buket untuk keponakannya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Awal Mula Pengobatan Ferizka Utami Praktisi Totok Sirih di Palembang, Klaim Dari SD Sembuhkan Kanker |
|
|---|
| Atasi Banjir Palembang, Pemkot Palembang Bakal Perluas 3 Kolam Retensi di DAS Bendung |
|
|---|
| Daftar 41 Lokasi CCTV di Palembang, 28 Diantaranya Bisa Diakses Online, Pantau Macet Hingga Banjir |
|
|---|
| Museum SMB II Palembang Jadi Pusat Perayaan Hari Tari Sedunia, Targetkan Partisipasi 1.000 Penari |
|
|---|
| Berawal dari Kenalan di Instagram, Gadis Asal Prabumulih Jadi Korban Asusila di Kostan Jakabaring |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/JEMPUT-REZEKI-Sejumlah-pedagang-bucket-dan-bunga-wisuda-memadati-pinggir-Jalan-POM-X.jpg)