Arti Bahasa Arab

Arti Wa Innallaha Lama'al Muḥsinīn, Sungguh Allah Benar-benar Beserta Orang-orang yang Berbuat Baik

Allah SWT akan menunjukan jalan-jalan untuk orang-orang yang mencari ridho-Nya. Yakni orang-orang yang berjihad di jalan-Nya.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
Arti Wa Innallaha Lama'al Muḥsinīn, Sungguh Allah Benar-benar Beserta Orang-orang yang Berbuat Baik 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Innallaha Lama'al Muḥsinīn artinya adalah sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.

 Kalimat Innallaha Lama'al Muḥsinīn  merupakan kutipan dari ayat Alquran, tepatnya dalam Surat Al-‘Ankabut Ayat 69.

Bacaan selengkapnya Surat Al Ankabut ayat 69 beserta arti:


وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ
 ٱلْمُحْسِنِينَ

Arab-Latin: 
Wallażīna jāhadụ fīnā lanahdiyannahum subulanā, wa innallāha lama'al-muḥsinīn


Artinya: 
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.

Jalan Bagi Orang yang Mencari Ridho Allah

Dalam penjelasan Tafsir Kementerian Agama, ayat ini menerangkan janji yang mulia dari Allah kepada orang-orang mukmin yang berjihad di jalan-Nya dengan mengorbankan jiwa dan hartanya serta menanggung siksaan dan rintangan. 
Oleh karena itu, Allah akan memberi mereka petunjuk, membantu mereka membulatkan tekad, dan memberikan bantuan, sehingga mereka memperoleh kemenangan di dunia serta kebahagiaan dan kemuliaan di akhirat kelak.

Dan orang yang bersifat demikian, maka dia merupakan orang yang telah berbuat baik kepada diri sendiri dan kepada orang lain. Dan sesungguhnya Allah benar-benar menyertai orang yang berbuat baik dari makhlukNya dengan pertolongan, dukungan, perlindungan dan pemberian hidayah.

Allah SWT akan menunjukan jalan-jalan untuk orang-orang yang mencari ridho-Nya. Yakni orang-orang yang berjihad di jalan-Nya.

 Menurut Abu Sulaiman ad-Darani, jihad di sini bukan berarti memerangi orang-orang kafir saja, melainkan juga berarti mempertahankan agama, dan memberantas kezaliman.

Adapun yang utama adalah menganjurkan perbuatan makruf, melarang dari perbuatan yang mungkar, dan memerangi hawa nafsu dalam rangka menaati perintah Allah. Mereka yang berjihad itu dijanjikan Allah jalan yang lapang. Janji ini pasti akan terlaksana, sebagaimana firman-Nya.

"Dan sungguh, Kami telah mengutus sebelum engkau (Nabi Muhammad) beberapa orang Rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. Dan merupakan hak Kami untuk menolong orang-orang yang beriman." (QS Ar-Rum: 47).


Dalam ayat ini diterangkan bahwa orang-orang yang berjihad di jalan Allah itu adalah orang-orang yang berbuat baik. Hal ini berarti bahwa segala macam perbuatan, sesuai dengan yang digariskan Allah dalam berjihad itu adalah perbuatan baik. 

Dalam ayat ini dinyatakan bahwa Allah selalu beserta orang-orang yang berperang di jalan-Nya, memerangi hawa nafsu, mengusir semua bisikan setan dari hatinya, dan tidak pernah menyia-nyiakan ajaran agama-Nya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved