Berita Musi Rawas

Berselang Sehari, Satu Lagi Warga di Musi Rawas Ditemukan Tewas Tergantung, Kini di Kandang Sapi

Kasus orang yang ditemukan tewas dengan kondisi tergantung kembali terjadi di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel). 

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Dok Polisi
Personel Polsek STL Ulu Terawas ketika melakukan pengecekan TKP lokasi tewasnya seorang pria di Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, Senin (23/9/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Kasus orang yang ditemukan tewas dengan kondisi tergantung kembali terjadi di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel). 

Kali ini, pria berusia 33 tahun ditemukan tewas tergantung di kadang sapi milik orang tuanya. 

Korban berinisial AS (33) seorang sopir warga Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas.

Korban ditemukan tewas tergantung di belakang kandang sapi milik mertuanya di Kecamatan Sumber Harta, Musi Rawas pada Senin, 23 September 2024 sekira pukul 06.00 Wib.

Padahal sehari sebelumnya, warga berinisial MF (32) warga Kecamatan Sumber Harta, Musi Rawas juga ditemukan tewas tergantung di rumah orang tuanya di Kelurahan Sumber Harta.

Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi melalui Kasi Humas, AKP Herdiansyah didampingi Kanit Reskrim, IPDA Ihsan Setiawan, saat dikonfirmasi pada Selasa (24/09/2024) membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan Kasi Humas, peristiwa tersebut diketahui, setalah anggota Polsek STL Ulu Terawas mendapat informasi dari, bahwa di Kecamatan Sumber Harta, terdapat seorang pria yang tewas gantung diri. 

Kemudian, anggota Polsek STL Ulu Terawas dan Satreskrim Polres Musi Rawas, langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Setiba di lokasi, informasi memang benar adanya. Kemudian anggota pun dibantu warga untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.

Selanjutnya, anggota juga berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Puskesmas Sumber Harta, untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap badan korban.

"Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan sudah meninggal. Kemudian, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Kasi Humas, Selasa (24/09/2024).

Ditambahkan Kasi Humas, setelah dilakukan pemeriksaan, kemudian jenazah korban diserahkan ke keluarga korban untuk selanjutkan dimandikan dan dimakamkan.

"Jenazah korban langsung dimandikan dan dimakamkan di hari yang sama," ungkap Kasi Humas. 

Dikatakan Kasi Humas, dari keterangan saksi dan keluarga korban mengaku, bahwa korban tidak memiliki masalah apapun dengan keluarga ataupun dengan orang lain.

"Tidak ada masalah apa-apa, kata keluarga korban. Korban juga sudah mempunyai dua orang anak, 1 laki-laki berusia 4 tahun dan 1 perempuan yang berusia 2 tahun," tegas Kasi Humas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved